Bogor punya rencana baru untuk mengatasi gunungan sampah yang makin pelik. Tak sendirian, Pemkot Bogor justru mengusung solusi regional: membangun fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL. Gagasan ini digadang-gadang bakal jadi jawaban berkelanjutan untuk persoalan sampah yang sudah melintas batas wilayah administratif.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan hal itu di Kota Bogor, Sabtu lalu. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan dorongan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan PSEL. Situasinya memang mendesak. Banyak daerah kini berada dalam kondisi darurat sampah, butuh terobosan cepat.
"Ini peluang besar," tegas Dedie.
Dia menjelaskan, dengan pendekatan bersama, persoalan sampah bisa diselesaikan tak hanya di Kota Bogor. Manfaatnya akan meluas ke wilayah Bogor Raya hingga kawasan aglomerasi Bandung Raya. "Sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.
Kesiapan Kota Bogor sudah dinyatakan. Mereka siap mendukung program ini sekaligus mendorong penyelesaian yang terintegrasi. Rencananya, fasilitas PSEL akan dibangun di kawasan Kayumanis. Targetnya cukup ambisius: mengolah sekitar seribu ton sampah setiap harinya.
Artikel Terkait
Menteri HAM Bantah Klaim Demokrasi Memburuk di Era Prabowo
Mangkunegaran Run 2026 Sertifikasi Internasional, Suntikkan Dampak Ekonomi Rp40 Miliar ke Solo
Menaker Tegaskan Tidak Ada Rencana Pencairan BSU Tahap Kedua
AS Kirim Kapal Perang Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz, Iran Ancam Tindak Tegas