Persaingan Gila, Alex Marquez Masih Kejar Podium Pertama di MotoGP 2026
MADRID Tiga seri sudah berlalu, podium masih jadi hal yang sulit digapai Alex Marquez. Pembalap Gresini Ducati itu mengakui sendiri, persaingan di MotoGP 2026 ini benar-benar ketat. Bahkan, bisa dibilang gila-gilaan.
Duduk di peringkat delapan klasemen sementara dengan 28 poin, hasil ini jelas jauh dari harapannya di awal musim. Targetnya tentu lebih tinggi. Namun begitu, situasi di lintasan memang berbeda. Hingga balapan ketiga, ia belum sekalipun mencium aroma posisi tiga besar. Itu artinya, kerja keras harus ditingkatkan kalau ingin kembali bersaing di papan atas.
Menurut Alex, ketatnya kompetisi tahun ini bukan tanpa alasan. Semua tim, katanya, tampil lebih matang sejak lampu hijau pertama musim ini dinyalakan. Kesiapan mereka hampir sempurna, membuat setiap balapan jadi pertarungan yang sangat sengit.
Adaptasi pun jadi tantangan awalnya. Fase awal kejuaraan dunia memang jarang yang mudah.
"Awal Kejuaraan Dunia tidak sepenuhnya mudah. Anda selalu harus menghadapi balapan pertama dengan hati-hati, memahami posisi Anda dan situasi saat ini," ujar Alex Marquez, seperti dilansir Motosan, Jumat (10/4/2026).
Ia merasa posisinya sekarang belum menunjukkan potensi sebenarnya. Ada tekad bulat untuk segera membalikkan keadaan di seri-seri mendatang.
"Saya rasa setelah empat atau lima pertandingan uji coba, semuanya akan berjalan sesuai rencana. Saat itulah kita akan benar-benar melihat posisi kita," tambahnya.
Kalau dibandingkan dengan musim lalu, performanya memang belum sekuat dulu. Ingat saja, tahun 2025 ia bisa bertahan di persaingan ketat hingga finis sebagai runner-up klasemen akhir. Ada perbedaan yang nyata.
"Mungkin kita tidak sekuat tahun lalu, tetapi kita bekerja keras dan kita memiliki rencana yang lebih jelas untuk membalikkan keadaan," sambungnya.
Pernyataan itu sekaligus jadi penegasan. Komitmennya untuk bangkit tak diragukan lagi. Dia ingin segera kembali ke papan atas dan memperbaiki catatan di klasemen.
Kesempatan terdekat? Semua akan dipertaruhkan di seri keempat yang digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 24-26 April 2026. Balapan di tanah sendiri ini jelas jadi momentum penting. Tren negatif harus diakhiri di sini. Hasil positif mutlak dibutuhkan untuk menjaga peluang di musim yang semakin tak terprediksi ini.
Dengan persaingan yang begitu merata, satu kesalahan kecil saja konsekuensinya bisa besar. Alex Marquez dituntut tampil konsisten. Hanya dengan begitu, pintu podium bisa terbuka kembali.
Artikel Terkait
Persebaya Pertahankan Rivera dan Jefferson, Lepas Empat Legiun Asing untuk Hadapi Super League 2026/2027
Mees Hilgers Ikut Latihan Timnas Meski Cedera, Herdman: Bagian dari Pemulihan dan Pembangunan Tim
Allano Lima Pamit dari Persija, Unggah Pesan Perpisahan untuk The Jakmania
Timnas U-19 Indonesia Bantai Myanmar 3-0, Dimas Adi Jadi Bintang dengan Dua Gol