Palembang, Jumat (10/4) – Suasana di Lorong Beringin, Kelurahan 13 Ulu, pagi itu terasa berbeda. Di tengah pemukiman padat, sejumlah personel kepolisian terlihat sibuk membawa bahan bangunan dan peralatan. Mereka bukan sedang mengamankan kerusuhan, melainkan memulai aksi bedah rumah untuk warga yang kurang mampu. Program ini digelar Polda Sumatera Selatan dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Tak kurang dari 40 unit rumah akan direnovasi secara gotong royong di seluruh wilayah hukum Polres jajaran. Sasaran pertama adalah rumah Indra Irmawan, seorang warga yang kehilangan tempat tinggalnya akibat musibah kebakaran pada malam takbiran lalu. Kapolda Sumsel, Irjen Sandi Nugroho, hadir langsung untuk memulai seremoninya.
"Ini upaya kami membantu meningkatkan kualitas hunian. Agar lebih layak, aman, dan sehat untuk ditinggali," ujar Sandi.
Menurutnya, proses renovasi dilakukan dengan melibatkan personel kepolisian, stakeholders, dan tentu saja dukungan warga sekitar. Semuanya dikerjakan secara bergotong royong.
Namun begitu, program ambisius ini bukan cuma kerja polisi sendirian. Ada kolaborasi dengan pemerintah daerah, DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumsel, Baznas, plus dukungan dari tokoh masyarakat setempat. Sinergi semacam ini diharapkan bisa memperkuat ikatan emosional antara Polri dan rakyat, bukan sekadar memperbaiki dinding yang lapuk.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Naik Tipis, Batangan 1 Gram Tembus Rp2,86 Juta
Kemenhaj Godok Wacana War Ticket untuk Hapus Antrean Haji
Bhayangkara FC Waspadai Persijap Jepara Meski dalam Momentum Positif
Ditlantas Polda Metro Jaya Gelar SIM Keliling di Lima Titik Jakarta