Muhammad Rosyadi, Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, punya penjelasan. Menurutnya, perbaikan ini penting dilakukan karena kualitas permukaan Jalan Aroepala sudah menurun. Faktor usia dan beban kendaraan yang lalu-lalang jadi penyebab utamanya.
Ucap Rosyadi, Rabu (8/4/2026).
Dia menambahkan, volume kendaraan di ruas ini memang tinggi. Makanya, penanganannya harus bertahap. Tujuannya jelas: agar jalanan kembali aman dan nyaman untuk semua pengguna.
Di sisi lain, peran ruas ini sangat krusial. Jalan Aroepala adalah penghubung vital menuju Jalan Hertasning yang sebelumnya sudah diperbaiki. Dengan begitu, konektivitas antarwilayah diharapkan bisa lebih lancar dan optimal ke depannya.
Artikel Terkait
Dominasi 61 Tahun Golkar di Sulsel Terpatahkan, Nasdem Jadi Pemenang Pemilu 2024
Gencatan Senjata AS-Iran Goyah, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
Waterboom Grand Mall Maros Tawarkan Wahana Air Terjangkau di Dekat Makassar
Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 per Gram pada Perdagangan Kamis