Kedua pihak sepakat menjalin kerja sama, terutama pelatihan bahasa Korea bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang akan bekerja di Korea Selatan.
Baca Juga: Tiga Fase, yang Tampak Dilakukan Menaker di Masa Jabatannya
"Ke depan, kami berharap terjalin kerja sama bagi calon Pekerja Migran Indonesia yang akan bekerja di negara penempatan Korea Selatan atau Republik Korea ini. Penguasaan bahasa Korea ini penting untuk meningkatkan kompetensi bagi pekerja migran Indonesia di Korea," kata Wamenaker.
Dr. Kim Dong Je menyambut positif rencana kerja sama dengan Kemnaker dalam pelatihan bahasa Korea bagi pekerja migran Indonesia.
"Universitas Kyung Woon sangat terbuka untuk bekerja sama dengan Kemnaker untuk meningkatkan kemampuan bahasa bagi pekerja Indonesai di Korea," ujarnya.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: suarakarya.id
Artikel Terkait
Kambeng-kambeng, Gorengan Pisang Manis Khas Bugis-Makassar
Rekomendasi Es Buah Sehat untuk Buka Puasa, Cegah Dehidrasi
Polres Bone Bubarkan Balap Liar Subuh, 30 Motor Diamankan
Bandara Arung Palakka Resmi Buka Rute Langsung ke Morowali