Debut Solid Maarten Paes di Ajax Dikritisi soal Build-up Play

- Rabu, 25 Februari 2026 | 12:15 WIB
Debut Solid Maarten Paes di Ajax Dikritisi soal Build-up Play

AMSTERDAM Debut Maarten Paes di Ajax Amsterdam ternyata tak lepas dari sorotan. Padahal, statistiknya terbilang bagus: tujuh penyelamatan krusial berhasil dia catat dalam laga imbang 1-1 melawan NEC Nijmengen. Tapi, bagi sebagian pengamat, angka-angka itu belum cukup.

Kiper Timnas Indonesia itu baru saja menjalani laga pertamanya untuk klub raksasa Belanda itu pada Minggu (22/2/2026). Dengan kiper utama Vitezslav Jaros dipastikan cedera hingga akhir musim, kesempatan itu terbuka lebar untuk Paes. Dan dia membantu timnya mengamankan satu poin.

Namun begitu, performa solidnya di bawah mistar rupanya tak luput dari kritik. Valentino Driessen, salah satu pengamat sepak bola Belanda yang cukup vokal, punya pandangan lain.

Menurut Driessen, ada aspek yang masih kurang dari permainan Paes, terutama soal membangun serangan dari belakang atau build-up play. Kepercayaan dirinya dalam mendistribusikan bola juga dipertanyakan.

"Dia menyelamatkan beberapa bola bagus, tetapi terkadang dia menimbulkan masalah bagi para beknya dengan permainan membangun serangannya," kata Driessen, seperti dikutip Voetbal Primeur, Rabu (25/2/2026).
"Dia tidak terlalu percaya diri," tambahnya.

Di sisi lain, Driessen tetap memberi apresiasi. Upaya Paes mengamankan gawang sepanjang 90 menit diakui. Dia juga berusaha memahami konteksnya, misalnya saat membahas situasi sepak pojok yang berujung gol NEC.

"Dan dalam situasi sepak pojok, apa yang terjadi pada semua kiper Ajax adalah hal yang wajar. Itu adalah potensi gol. Mereka tidak menggunakan penjagaan man-to-man, tetapi penjagaan zona. Semua orang berada di zona tertentu," pungkasnya.

Kritik pedas itu jelas menambah dinamika. Dengan Jaros yang dipastikan absen lama, peluang Paes untuk bermain tetap terbuka lebar. Tantangannya sekarang ganda: menjaga konsistensi penyelamatan yang sudah baik, sambil berusaha meningkatkan kontribusinya dalam memulai serangan. Beban di pundaknya tak lagi ringan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar