Tim nasional Indonesia akan menghadapi ujian yang berbeda saat berjumpa Oman dalam ajang Garuda Championship Series 2026. Pelatih tim Garuda, Herdman, menilai laga ini menjadi momentum berharga bagi skuadnya untuk mengukur perkembangan sekaligus memperkuat mentalitas kompetitif menghadapi lawan-lawan tangguh di kawasan Asia.
Herdman mengakui bahwa Oman bukanlah lawan sembarangan. Tim tersebut menghuni Pot 2 di bawah naungan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), sementara Indonesia masih berada di Pot 4. Posisi itu, menurutnya, mencerminkan pengalaman dan kualitas yang dimiliki Oman di level benua.
“Kami memahami bahwa Oman merupakan tim Pot 2 di AFC, sementara kami memulai perjalanan dari Pot 4. Kami juga tahu posisi mereka dalam peringkat,” ujar Herdman.
“Oman adalah tim berpengalaman yang memahami cara memenangkan pertandingan di konfederasi ini. Bagi kami, tantangannya adalah belajar bagaimana meraih kemenangan melawan tim dengan kualitas seperti mereka,” lanjutnya.
Meski menghormati kekuatan lawan, Herdman menegaskan bahwa fokus utama tim tetap pada pengembangan permainan sendiri. Ia berharap para pemain mampu menampilkan identitas sepak bola Indonesia sekaligus beradaptasi dengan cepat terhadap berbagai situasi yang muncul selama pertandingan.
Di sisi lain, Herdman memilih untuk mempertahankan sebagian besar pemain yang sebelumnya tampil pada pemusatan latihan Maret lalu. Keputusan ini diambil demi menjaga kesinambungan program serta memperkuat chemistry antarpemain.
“Kami juga bisa kembali menjalankan struktur permainan yang sudah dibangun, meninjau beberapa hal yang berjalan baik saat menghadapi Bulgaria untuk dipertahankan, sekaligus memperbaiki beberapa kekurangan yang kami temukan dari pertandingan tersebut,” ungkap Herdman.
“Saya berusaha menjaga komposisi tim ini tetap konsisten karena kami perlu membangun kontinuitas, rasa kebersamaan, dan chemistry. Para pemain mulai menemukan ritme karena mereka terus bermain bersama dengan rekan-rekan yang sama,” tambahnya.
Meski tidak banyak melakukan eksperimen, Herdman tetap memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain yang tampil impresif pada agenda sebelumnya untuk bersaing memperebutkan tempat di skuad utama menuju kompetisi AFC mendatang.
Artikel Terkait
PRIMA Serukan Kemenangan Pancasila Lewat Revolusi Ekonomi Kerakyatan di Hari Lahir ke-5 Partai
Misteri Sosok Pak Haji, Dermawan Tengah Malam yang Rutin Bagikan Uang ke Tuna Wisma Jakarta
Wakil Ketua MPR: Pancasila Harus Jadi Kompas Kebijakan di Tengah Ancaman Ekonomi Global
Proyek Galian PDAM di TB Simatupang Picu Kemacetan Panjang hingga Pasar Rebo