Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, menyampaikan apresiasi atas pujian yang dilontarkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, terhadap sikap kenegarawanan Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri. Pujian tersebut dinilai sebagai pengakuan atas konsistensi Megawati dalam menjalin hubungan baik dengan Presiden Prabowo Subianto, meskipun PDI Perjuangan saat ini berada di luar koalisi pemerintahan. Namun, Andreas secara tegas meminta agar Megawati tidak dibandingkan dengan mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal.
“Terima kasih untuk pujian ini. Tetapi ini bukan hal baru, hubungan pribadi Ibu Megawati dan Pak Prabowo dari dulu baik dan tetap baik,” ujar Andreas saat dihubungi pada Rabu, 3 Juni 2026.
Di sisi lain, Andreas menyatakan ketidaksetujuannya jika Gerindra membandingkan sikap Megawati dengan Dino Patti Djalal. Menurutnya, kedua figur tersebut berada dalam konteks dan urusan yang sama sekali berbeda. Ia menilai perbandingan itu tidak relevan dan cenderung dipaksakan.
“Membandingkan Ibu Mega dan Dino Patti Djalal, kayaknya nggak ada hubungannya, urusan Ibu Mega lain, urusan Dino lain,” tuturnya.
Andreas menambahkan, Habiburokhman tampak terlalu memaksakan perbandingan tersebut. Ia menegaskan bahwa konteks dan substansi dari masing-masing pihak tidak dapat disetarakan begitu saja.
“Yang membandingkannya agak ‘maksain’ untuk membuat perbandingan. Konteksnya beda, substansinya juga beda,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Taspen Mulai Cairkan Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan pada 2 Juni 2026
Raffi Ahmad Jalani Operasi Usai Pulang Ibadah Haji, Ungkap Pentingnya Kesehatan dan Mental Kuat
MA Kabulkan PK Peradi Kubu Otto, Perintahkan Kemenkum Terbitkan SK Kepengurusan Baru
Wamen Haji Pastikan Pendampingan bagi Jemaah Gagal Berangkat Umrah Hanania Travel dan Susun Regulasi Baru