Sekelompok turis Israel diserang secara fisik oleh lebih dari sepuluh pemuda di kota pesisir Budva, Montenegro, pada Sabtu. Serangan itu mengakibatkan satu korban mengalami patah rahang dan korban lainnya pingsan akibat pukulan keras.
Seorang korban menceritakan kejadian tersebut kepada stasiun penyiaran publik Israel, KAN News. "Lebih dari sepuluh pemuda mengumpat, menendang, dan melempar kursi ke arah kami," katanya. Para korban mengklaim serangan itu tidak beralasan.
Budva merupakan tujuan wisata utama di pantai Adriatik Montenegro, terkenal dengan pantai, kehidupan malam, dan kota tua bersejarahnya. Kota ini menarik banyak pengunjung Israel, terutama di musim panas. Investasi Israel di sektor real estat daerah itu juga meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Insiden terpisah baru-baru ini melibatkan turis Israel yang dilecehkan di Plav, Montenegro. Seorang pria meneriakkan komentar seperti "pembunuh bayi" dan menuduh mereka melakukan genosida.