Kemensos dan Bank Mandiri Beri Bantuan Usaha Sablon untuk Desa Wisata Karanganyar

- Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:48 WIB
Kemensos dan Bank Mandiri Beri Bantuan Usaha Sablon untuk Desa Wisata Karanganyar

Kementerian Sosial bersama Bank Mandiri memberikan dukungan pengembangan usaha sablon di Desa Karanganyar, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Bantuan berupa peralatan sablon dan pelatihan desain diberikan untuk mendorong masyarakat keluar dari kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Senior Vice President Bank Mandiri Sri Dono Indarto menyerahkan langsung bantuan tersebut di Desa Karanganyar pada Sabtu, 18 Juli 2026. "Pada hari ini, untuk mendukung kelancaran program pemberdayaan sablon di Desa Karanganyar, Kemensos bersama Bank Mandiri berkolaborasi dengan Kepala Desa Karanganyar beserta masyarakat Karanganyar," ujar Agus Jabo.

Desa Karanganyar yang terletak di dekat Candi Borobudur tengah mengembangkan potensi sebagai desa wisata. Desa ini menawarkan wisata edukasi gerabah, kuliner, kopi lokal, dan produksi suvenir. Namun, keterbatasan modal, peralatan, dan keterampilan membuat potensi tersebut belum maksimal.

Kementerian Sosial menyalurkan paket usaha sablon berupa 2 printer DTF, 2 oven curing/heat press, 1 rol kain teflon, 1 laptop, 1 paket alat sablon, 3 PET film, 5 tinta DTF, 5 liter bubuk perekat, dan 120 kaos polos katun 24 S pada Februari 2026. Bank Mandiri juga menyerahkan 1 laptop serta akan memberikan pelatihan desain dan digital marketing agar produk lebih variatif dan pemasaran lebih luas.

"Alhamdulillah kami dari Bank Mandiri bisa berpartisipasi, dan tentunya kami juga sangat senang apabila bisa memperkuat pemberdayaan di masyarakat, khususnya di sekitar Borobudur," kata Sri Dono Indarto. Ia berharap bantuan ini dapat mengembangkan ekosistem ekonomi di kawasan Borobudur.

Kepala Desa Karanganyar Suyatno mengungkapkan banyak warganya yang berprofesi sebagai penjual suvenir hanya mengambil barang dan menjualnya kembali. Dengan peralatan sablon, warga bisa memproduksi sendiri dan mendapatkan untung lebih besar. "Terima kasih kepada Kementerian Sosial dan juga Bank Mandiri yang sudah ikut peduli kepada Desa kami untuk mengembangkan UMKM di bidang produksi kaus. Semoga ini bisa menjadi titik awal agar bisa menjadi kawasan produktif di Borobudur yang selama ini mereka pasif," ucapnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags