Kementerian Sosial bersama Bank Mandiri menggandeng Pemerintah Desa Karanganyar, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal melalui pemberian bantuan usaha sablon. Bantuan tersebut mencakup peralatan sablon modern, laptop, serta pelatihan desain dan pemasaran digital.
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan kolaborasi ini merupakan langkah nyata untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. "Pada hari ini, untuk mendukung kelancaran program pemberdayaan sablon di Desa Karanganyar, Kemensos bersama Bank Mandiri berkolaborasi dengan Kepala Desa Karanganyar beserta masyarakat Karanganyar," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/7/2026).
Desa Karanganyar yang terletak di dekat Candi Borobudur tengah mengembangkan diri sebagai desa wisata. Potensi wisata edukasi gerabah, kuliner, kopi lokal, dan produksi souvenir lokal belum tergarap maksimal karena keterbatasan modal, peralatan, dan keterampilan.
Untuk memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Kementerian Sosial menyalurkan paket usaha sablon pada Februari 2026. Paket tersebut terdiri dari dua printer DTF, dua oven curing/heat press, satu roll kain teflon, satu laptop, satu paket alat sablon, tiga PET film, lima tinta DTF, lima liter bubuk perekat, dan 120 kaos polos katun 24S.
Bank Mandiri turut memberikan satu unit laptop serta akan mengadakan pelatihan desain dan digital marketing bagi warga. Senior Vice President Bank Mandiri Sri Dono Indarto mengaku bangga bisa berpartisipasi. "Alhamdulillah kami dari Bank Mandiri bisa berpartisipasi, dan tentunya kami juga sangat senang apabila bisa memperkuat pemberdayaan di masyarakat, khususnya di sekitar Borobudur," katanya. Dono berharap bantuan ini dapat mendorong pengembangan ekosistem ekonomi di kawasan Borobudur.
Kepala Desa Karanganyar Suyatno menuturkan, selama ini banyak warganya yang berprofesi sebagai penjual souvenir hanya mengambil barang dari luar dan menjualnya kembali. Dengan peralatan sablon, mereka bisa memproduksi sendiri dan meraih keuntungan lebih besar. "Terima kasih kepada Kementerian Sosial dan juga Bank Mandiri yang sudah ikut peduli kepada Desa kami untuk mengembangkan UMKM di bidang dan produksi kaos. Semoga ini bisa menjadi titik awal agar bisa menjadi kawasan produktif di Borobudur yang selama ini mereka pasif," pungkasnya.