Kebakaran yang melanda kawasan Pasar Jiung, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, mendorong jajaran Polres Metro Jakarta Pusat untuk bergerak cepat memberikan bantuan sosial dan pemulihan psikologis bagi warga terdampak. Tidak hanya menyalurkan kebutuhan dasar, personel Polwan Jaga Jakarta yang tergabung dalam satuan tersebut juga memberikan pendampingan trauma healing, khususnya bagi anak-anak yang mengalami tekanan psikologis akibat musibah kebakaran.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold EP Hutagalung, menegaskan bahwa kehadiran aparat di lokasi bencana merupakan wujud kepedulian dan respons cepat institusi kepolisian. Menurutnya, langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat yang tengah menghadapi musibah tidak merasa sendirian.
"Kami hadir untuk memberikan dukungan kepada warga terdampak kebakaran. Bantuan ini mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan, tetapi kami berharap dapat meringankan beban masyarakat, terutama anak-anak dan keluarga yang saat ini berada di lokasi pengungsian," ujar Kombes Reynold, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan sosial yang berlangsung sejak pukul 11.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Eko Yuliyanto. Operasi kemanusiaan ini melibatkan berbagai unsur, termasuk Satbrimob Polda Metro Jaya, Sidokkes Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Kemayoran, serta Polwan Jaga Jakarta yang bertugas di Kecamatan Kemayoran dan Johar Baru.
Dalam penyaluran bantuan, Polwan Jaga Jakarta menyerahkan sejumlah kebutuhan pokok seperti air mineral, popok bayi, makanan ringan, dan makanan siap saji. Selain itu, sebanyak 300 porsi makan siang yang disiapkan oleh dapur lapangan Brimob Polda Metro Jaya, dengan dukungan penuh dari Polres Metro Jakarta Pusat, turut dibagikan kepada warga yang mengungsi.
Sementara itu, aspek pemulihan psikologis menjadi perhatian khusus dalam kegiatan ini. Para personel Polwan memberikan pendampingan trauma healing bagi anak-anak dan warga dewasa yang mengalami dampak emosional akibat peristiwa kebakaran. Langkah ini diharapkan mampu membantu memulihkan kondisi mental warga, terutama mereka yang masih dalam masa pemulihan pascabencana.
Kombes Reynold menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan warga terdampak berjalan optimal. Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh personel yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini.
"Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam pelayanan kemanusiaan. Kami ingin memastikan warga merasa diperhatikan, didampingi, dan tidak sendiri menghadapi musibah ini," tegasnya.
Di tengah upaya penanganan, kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk. Warga diminta segera melapor ke kepolisian atau menghubungi layanan darurat 110 apabila menemukan kondisi yang dapat membahayakan keselamatan jiwa dan harta benda.
Artikel Terkait
Rudal dan Drone Rusia Hantam Kyiv, Dnipro, dan Kharkiv, 11 Tewas dan Puluhan Luka-Luka
Program Sekolah Gratis Banten Dongkrak Jumlah Siswa Baru di SMA Swasta hingga 50 Persen
Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi Berbasis Biometrik yang Percepat Pemulangan Jemaah Haji Jatim
85 Mitra Hanania Group Laporkan Dugaan Penipuan ke Polda Metro Jaya, Kerugian Capai Rp20 Miliar