Rekomendasi Es Buah Sehat untuk Buka Puasa, Cegah Dehidrasi

- Kamis, 26 Februari 2026 | 13:00 WIB
Rekomendasi Es Buah Sehat untuk Buka Puasa, Cegah Dehidrasi

Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, momen berbuka puasa memang spesial. Tubuh butuh sesuatu yang bisa mengembalikan energi sekaligus melepas dahaga. Nah, daripada langsung menyantap makanan berat, memulai dengan minuman yang segar dan menyehatkan adalah pilihan yang cerdas.

Di antara banyak pilihan, es buah selalu jadi primadona. Rasanya yang manis-segar seolah langsung membangkitkan semangat. Tapi, mana saja yang paling pas? Mari kita lihat beberapa rekomendasi yang bisa jadi teman berbuka Anda.

Es Buah Campur: Segarnya Rame-rame

Kalau bicara es buah, yang satu ini pasti tak pernah absen. Es buah campur itu seperti pesta buah dalam gelas. Ada potongan semangka yang merah merona, melon hijau, mangga, nanas, dan anggur. Kombinasi warnanya saja sudah bikin mata segar.

Yang jelas, minuman ini kaya air dan serat. Gula alami dari buah-buahan itu bekerja perlahan, mengembalikan tenaga tanpa bikin melonjak gula darah. Cocok banget buat "starter" sebelum makan besar.

Tipsnya, jangan kebanyakan sirup. Kalau mau lebih natural, coba campur dengan air kelapa muda. Rasanya tetap manis, tapi jauh lebih ringan dan sehat.

Es Sirsak: Si Asam-Manis Penghilang Lelah

Rasanya yang unik, antara asam dan manis, bikin es sirsak punya penggemar sendiri. Biasanya disajikan dingin dengan tambahan nutrijel atau biji selasih yang memberi sensasi tekstur berbeda saat diminum.

Selain menyegarkan, sirsak dikenal punya manfaat untuk daya tahan tubuh. Ia juga bisa membantu melancarkan pencernaan setelah perut kosong seharian. Pas banget untuk mengusir rasa lelah.

Es Cendol: Nostalgia Rasa Tradisional

Minuman satu ini adalah klasik yang tak lekang waktu. Cendol yang kenyal, disiram santan gurih dan gula merah kental, selalu berhasil memuaskan dahaga.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar