Di tengah hiruk-pikuk Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (26/11) lalu, ada kabar menarik yang mengemuka. Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, secara terbuka mengungkapkan bahwa Presiden Iran yang baru, Masoud Pezeshkian, telah mengirimkan undangan resmi kepada Presiden Prabowo Subianto.
Boroujerdi, yang ditemui di sela-sela Pameran Arsip Iran-Indonesia, menyatakan bahwa undangan tersebut disambut dengan sangat positif oleh Prabowo. "Iya, kami mengundang Presiden Prabowo untuk mengunjungi Iran," ujarnya. "Dan dia menerima undangan itu, serta mengatakan tengah mempersiapkan kunjungan ke Iran segera."
Harapan dari pihak Iran sendiri terasa sangat kuat. Mereka ingin segera bisa menyambut pemimpin Indonesia itu di Teheran. Hal ini bukan tanpa alasan. Menurut Boroujerdi, sudah ada kunjungan balasan yang dilakukan sebelumnya oleh mendiang Presiden Ebrahim Raisi ke Indonesia pada 2022 lalu. Jadi, wajar jika mereka kini menanti kunjungan yang sama dari Indonesia.
"Jadi kami sangat menantikan menyambut Presiden Prabowo di Iran untuk kunjungan kenegaraan resmi," ungkapnya dengan nada optimis.
Artikel Terkait
Rp60 Triliun untuk Pulihkan Rumah dan Infrastruktur yang Porak-poranda di Tiga Provinsi Sumatera
Meikarta Siap Jadi Percontohan Rusun Bersubsidi pada 2026
Kadin Pacu Ekonomi 5,5 Persen di 2026, Meski Tantangan Pengangguran Masih Menganga
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Hanya 24 Persen yang Terkelola