Starbucks Global Catat Kenaikan Penjualan 1%, Terhantam Lonjakan Harga Biji Kopi

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 01:00 WIB
Starbucks Global Catat Kenaikan Penjualan 1%, Terhantam Lonjakan Harga Biji Kopi

Penjualan Starbucks Naik 1% Secara Global, Tapi Terhantam Margin

Starbucks (SBUX.O) melaporkan kenaikan penjualan sebesar 1% secara global pada kuartal pertama 2025. Namun, perusahaan menghadapi tekanan margin yang signifikan akibat melonjaknya harga biji kopi di pasar internasional.

Performa Pasar Domestik dan Internasional

Di Amerika Serikat, penjualan Starbucks tercatat stagnan dengan penurunan kunjungan toko. Sebaliknya, performa internasional menunjukkan pertumbuhan lebih baik dengan kenaikan penjualan sebesar 3% di toko yang sama, melampaui estimasi analis yang hanya 1,61%.

Dampak Kenaikan Harga Biji Kopi

Harga biji kopi arabika mentah global telah meningkat lebih dari 20% tahun ini, menyusul kenaikan 70% pada 2024. Faktor geopolitik dan isu iklim menjadi penyebab utama volatilitas harga komoditas ini.

Strategi Starbucks Menghadapi Tantangan

CEO Brian Niccol menyatakan perusahaan akan berhati-hati dalam menaikkan harga tahun depan. Starbucks telah melakukan berbagai langkah restrukturisasi termasuk:

  • Penutupan 600 gerai berkinerja buruk
  • Penyederhanaan menu
  • Percepatan layanan
  • Investasi setengah miliar dolar untuk jam kerja tambahan

Proyeksi dan Harapan Ke Depan

Meski menghadapi tantangan margin, Starbucks optimis dengan pertumbuhan di pasar China yang menunjukkan kenaikan penjualan 2%. Perusahaan berencana memberikan proyeksi keuangan terbaru pada acara investor bulan Januari.

Analis memperkirakan pemulihan Starbucks akan memakan waktu lebih lama dari perkiraan semula, mengingat tekanan biaya dan persaingan yang semakin ketat di industri minuman berkafein.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar