Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa sejumlah wilayah di Indonesia akan menghadapi musim kemarau yang lebih panjang dari biasanya, dengan puncak kekeringan diprediksi terjadi pada Agustus 2026. Peringatan ini disampaikan menyusul analisis terbaru terhadap kondisi suhu muka laut di Samudra Pasifik dan Samudra Hindia yang menunjukkan tanda-tanda aktifnya fenomena El Nino.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa wilayah yang diperkirakan mengalami kemarau panjang meliputi Sumatra bagian utara dan selatan, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Nusa Tenggara Timur. Daftar ini juga mencakup hampir seluruh Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, dan sebagian Pulau Papua.
"Wilayah yang diprediksi mengalami musim kemarau lebih panjang dari normalnya," ujar Teuku dalam keterangan resminya pada Rabu, 10 Juni 2026.
Fenomena El Nino sendiri diprediksi akan segera aktif dan bertahan hingga awal tahun 2027. Menurut data BMKG, suhu muka laut di Samudra Pasifik pada Mei 2026 telah mencatat anomali bulanan sebesar 1,0 derajat Celsius, yang berarti telah melampaui batas netral selama lima dasarian berturut-turut.
"BMKG memprediksi bahwa fenomena El Nino akan segera aktif dan terus bertahan hingga awal tahun 2027, dengan peluang intensitas El Nino mencapai kategori moderat sebesar 98 dan kategori kuat sebesar 62," jelas Teuku.
Sementara itu, di Samudra Hindia, pemantauan suhu muka laut menunjukkan indeks IOD (Indian Ocean Dipole) berada pada angka –0,56. Kondisi ini membuka kemungkinan terjadinya IOD positif pada periode Juli hingga November 2026, yang turut memengaruhi pola cuaca di kawasan Indonesia.
Teuku menambahkan bahwa dampak El Nino tidak terbatas pada Indonesia semata. Fenomena ini diketahui menyebabkan penyimpangan iklim di berbagai belahan dunia, dengan pola dan periode dampak yang berbeda-beda di setiap kawasan.
Artikel Terkait
Polisi Turun Tangan, Kasus Dompet Hilang yang Viral Libatkan Penjual Siomay Lansia di Sragen Berakhir Damai
Pemerintah Jajaki Ekspor Ceker Ayam ke China Manfaatkan Surplus Produksi Nasional
Pemerintah Pastikan Pembangunan Pabrik Bioetanol di Lampung Dimulai 2027
Tersangka Ijazah Palsu Jokowi Desak Polisi Beri Kepastian Hukum, Roy Suryo Diminta Ditahan