PAREPARE - Suasana ramai sudah terasa di Pelabuhan Nusantara Parepare, Sulsel, Jumat malam kemarin. Padahal, libur panjang Lebaran 2026 masih beberapa hari lagi. Tampaknya, banyak pemudik yang memutuskan berangkat lebih cepat. Tujuannya jelas: menghindari kerumitan dan kepadatan ekstrem di hari-hari puncak arus balik.
Menurut data yang ada, KM Bukit Siguntang yang baru saja berlabuh dari Balikpapan, Kaltim, membawa tidak kurang dari 2.176 penumpang. Mereka memadati dermaga, dengan wajah-wajah lelah bercampur lega karena telah tiba.
Niat untuk berangkat lebih awal ini diakui sendiri oleh para penumpang. Ambil cuti lebih cepat, kata mereka, adalah strategi jitu agar perjalanan pulang kampung jadi lebih nyaman.
“Dari Tarakan mau ke Palopo dalam rangka mudik pulang kampung ke orang tua. Hari ini sudah cuti,”
kata Ela, salah seorang pemudik. Ia menambahkan, pilihannya itu untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang selalu terjadi jelang Idulfitri.
Menyikapi kondisi ini, pihak berwenang tak tinggal diam. Sejumlah personel keamanan sudah disiagakan di sekitar pelabuhan. Tugas mereka bukan cuma mengatur lalu lintas penumpang yang membludak, tapi juga melakukan pemeriksaan barang bawaan. Langkah ini penting untuk mencegah barang-barang berbahaya masuk ke area pelabuhan yang sedang ramai ini.
Jadi, meski masih jauh dari H-1 Lebaran, gelombang mudik ternyata sudah mulai mengalir deras. Parepare menjadi salah satu saksi bisunya.
Artikel Terkait
Kebakaran Ruko Tiga Lantai di Kemayoran Berhasil Dipadamkan, 12 Mobil Damkar Dikerahkan
Ledakan di Perairan Iran Dipastikan dari Pencegatan Kapal Tanker oleh Garda Revolusi di Selat Hormuz
Kejagung Sita Sembilan Bidang Tanah Milik Bos Smelter Tamron di Kasus Korupsi Timah
Direktur Utama Blueray Cargo Akui Beri Rp 30 Miliar ke Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi