Terbang Langsung ke Morowali, Bandara Arung Palakka Resmi Buka Rute Baru
Hari Kamis (26/2/2026) pagi, suasana di Bandara Arung Palakka, Bone, terasa sedikit berbeda. Ada antusiasme yang menyambut sebuah pesawat ATR 72 dari maskapai Fly Jaya yang melandas dengan mulus sekitar pukul 10.44 WITA. Pesawat itu datang dari Morowali, menandai dimulainya era baru: rute penerbangan langsung Bone-Morowali resmi dibuka.
Penerbangan perdana ini membawa 15 penumpang dari Morowali. Sementara itu, ada 8 orang yang bersiap terbang menuju arah sebaliknya. Jumlah yang mungkin tak banyak, tapi maknanya besar bagi banyak orang.
Menurut Andi Indargunawan, Kepala UPBU Arung Palakka, rute ini diprediksi akan jadi favorit. "Selain rute Bone-Balikpapan dan Bone-Kendari yang sudah ada, kami yakin rute ke Morowali ini akan banyak peminatnya," ujarnya.
Alasannya sederhana tapi kuat. "Di Morowali itu banyak sekali warga Bone, Sinjai, Soppeng, Wajo, dan sekitarnya yang bekerja. Bagi mereka, penerbangan ini bukan cuma soal cepat. Ini soal kepraktisan dan penghematan biaya yang signifikan," jelas Andi Indar.
Ia merinci, tiket sekali jalan dihargai Rp570 ribu. Perjalanan udara hanya memakan waktu sekitar satu jam.
Bayangkan. Bandingkan dengan opsi darat yang paling cepat pun memerlukan 17 hingga 18 jam perjalanan melelahkan. Perbedaan yang nyaris satu hari penuh.
Di sisi lain, respon warga langsung terasa. H Bustang, seorang pengusaha asal Bone, tak menyembunyikan rasa leganya. "Rute ini sangat membantu. Karena selain hemat waktu, juga hemat biaya," katanya.
Bustang mengaku hampir tiap bulan harus bolak-balik ke Morowali untuk urusan bisnis. "Kalau lewat darat, paling singkat 18 jam. Capek, ya. Dengan adanya pesawat ini, hidup kami para pengusaha jadi jauh lebih mudah. Waktu kan sangat berharga," jelasnya.
Kesaksian serupa datang dari Afif, pemuda asal Soppeng yang baru saja turun dari pesawat. Saat ditemui, ia tampak gembira.
Ternyata, Afif adalah salah satu pekerja di kawasan industri tambang Morowali. "Saya lagi cuti kerja. Kebetulan dengar info ada rute baru ini, langsung saya coba pesan tiket. Harganya ternyata cukup terjangkau," ucapnya dengan senyum.
Pembukaan rute ini seperti menjawab kerinduan. Bukan sekadar menghubungkan dua titik di peta, tapi lebih pada menyambung silaturahmi dan memutar roda ekonomi dengan lebih lincah. Bagi para perantau Sulsel di Morowali, langit Bone kini terasa lebih dekat.
Artikel Terkait
Skuad Belanda Manfaatkan Waktu Luang di Times Square Jelang Piala Dunia 2026
Christian Eriksen Kolaps di Laga Denmark vs Ukraina, Kondisi Dilaporkan Stabil
Timnas U-19 Indonesia Juara Grup A Usai Taklukkan Vietnam 2-1, Melaju ke Semifinal Piala AFF U-19 2026
Marc Marquez Sempurnakan Hattrick di MotoGP Hungaria 2026, Acosta dan Bagnaia Podium