MULHEIM AN DER RUHR – Langkah Lanny Tria Mayasari dan Apriyani Rahayu di German Open 2026 tetap mulus. Rabu (25/2) malam WIB tadi, ganda putri Indonesia itu sukses melibas pasangan Uni Emirat Arab, Mysha Omer Khan/Taabia Khan, dengan dua gim langsung. Skor akhirnya cukup telak, 21-12 dan 21-9, di Westenergie Sporthalle. Kemenangan ini otomatis mengantarkan mereka ke babak 16 besar.
Pertandingan sendiri berjalan sesuai harapan. Sejak bola pertama dipukul, Lanny/Apriyani langsung tampil percaya diri. Mereka yang merupakan pasangan racikan baru Pelatnas PBSI Cipayung itu cepat membangun keunggulan 5-3 di gim pembuka.
Memang, lawan sempat bangkit. Mysha/Taabia berhasil menyamakan kedudukan jadi 8-8 lewat reli cepat dan adu drive yang sengit. Pertarungan di lapangan pun berasa ketat untuk sesaat.
Namun begitu, Lanny dan Apriyani tak goyah. Mereka tetap tenang, bermain cerdas, dan berhasil memimpin tipis 11-10 saat masuk interval.
Nah, selepas jeda pendek itu, ceritanya jadi lain. Dominasi duo Merah Putih kian menjadi. Mereka seperti menemukan ritme sempurna, memperlejar jarak jadi 16-11, dan akhirnya menutup gim pertama dengan mantap di angka 21-12.
Memasuki gim kedua, tekanan tidak berkurang sama sekali. Malah, Lanny/Apriyani tampaknya ingin cepat menyelesaikan urusan. Mereka langsung menekan, unggul 8-4, dan terus memaksa lawan bermain di bawah tekanan.
Serangan agresif ditambah kontrol yang apik di depan net membuat pasangan UEA kesulitan bernapas. Interval gim kedua ditutup dengan skor 11-6, masih untuk Indonesia.
Selepas itu, ya, hampir tidak ada kejutan. Konsistensi permainan mereka terjaga. Poin demi poin diraih, membuat jarak semakin lebar: 16-8. Pertahanan rapat dan variasi serangan yang mereka tunjukkan seolah tak memberi celah sedikitpun bagi Mysha/Taabia untuk bangkit.
Gim kedua pun berakhir lebih cepat dari yang diduga. Lanny/Apriyani mengunci kemenangan dengan skor 21-9.
Dengan hasil straight game ini, perjalanan mereka di Jerman terus berlanjut. Lebih dari sekadar tiket 16 besar, penampilan solid tadi memperlihatkan koordinasi yang kian padu. Mereka cuma butuh dua gim, tanpa memberi harapan sedikit pun bagi lawan untuk membalikkan keadaan.
Secara keseluruhan, kemenangan ini tentu jadi penguat moral. Ia mempertegas bahwa pasangan anyar Pelatnas Cipayung ini siap bersaing di kancah internasional.
Artikel Terkait
Tottenham Capai Kesepakatan Lisan Rekrut Andy Robertson dari Liverpool
Maxwell Batal ke Persib karena Tekanan Mental, Takut Dicap Pengkhianat oleh The Jakmania
Garudayaksa FC Buru Witan Sulaeman dan Pratama Arhan, Siap Rekrut Eks Anak Emas Shin Tae-yong
Messi di Ambang Pecahkan Rekor Assist Piala Dunia Milik Pelé