Kemenekraf dan Kadin Siap Garap Tujuh Lumbung Ekonomi Kreatif

- Minggu, 30 November 2025 | 20:35 WIB
Kemenekraf dan Kadin Siap Garap Tujuh Lumbung Ekonomi Kreatif

Udara di Park Hyatt Jakarta terasa berbeda pagi itu. Di balik kemegahan hotel di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, sebuah komitmen baru untuk ekonomi kreatif Indonesia sedang dipatri. Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) tak bisa menyembunyikan apresiasinya pada Kamar Dagang Indonesia (Kadin). Lembaga swasta ini dinilai punya perhatian yang serius dan nyata terhadap tumbuhnya sektor ekonomi kreatif di Tanah Air.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, tak sungkan mengungkapkan rasa bangganya. "Pertama, izinkan saya menyampaikan apresiasi dan bangga karena Kadin juga mempunyai niatan serius untuk membangun industri kreatif di Indonesia," ujarnya, Minggu (30/11/2025).

Keseriusan itu bukan sekadar wacana. Buktinya, ada penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Kemenekraf dan Kadin. Nota ini menjadi fondasi kerja sama untuk membangun ekonomi kreatif ke depan.

Menurut Riefky, ruang kolaborasi antara kementeriannya dan Kadin terbuka sangat lebar. "Akan banyak kolaborasi antara ekonomi kreatif dan Kadin untuk di tahun 2026 ini," tegasnya. Ia melanjutkan, kerja sama ini nantinya akan mencakup pengembangan peluang industri kreatif, penguatan jejaring dunia usaha, serta dorongan hilirisasi nilai tambah. Yang penting, kolaborasinya harus konkret dan memberi manfaat langsung bagi pelaku usaha dan pertumbuhan ekonomi.

Di sisi lain, Riefky juga menyoroti arah besar yang sedang dibangun Kemenekraf melalui ekosistem kreatif 5.0. Ini adalah sebuah pendekatan yang bertumpu pada keselarasan tiga unsur utama.

"People sebagai fondasi talenta kreatif Indonesia, IP atau kekayaan intelektual sebagai sumber daya ekonomi masa depan, dan impact atau dampak sebagai nilai tambah ekonomi, sosial, dan teknologi yang ingin kita hadirkan," paparnya.


Halaman:

Komentar