Kambeng-kambeng, Gorengan Pisang Manis Khas Bugis-Makassar

- Kamis, 26 Februari 2026 | 14:00 WIB
Kambeng-kambeng, Gorengan Pisang Manis Khas Bugis-Makassar

MURIANETWORK.COM – Siapa sih yang nggak suka gorengan? Camilan yang satu ini selalu bikin nagih, bisa dimakan pagi buat sarapan, jadi teman ngeteh sore, atau bahkan jadi takjil andalan pas Ramadan.

Nah, di Sulawesi Selatan, ada satu jenis gorengan manis yang cukup terkenal. Namanya kambeng-kambeng. Selain rasanya enak, cara bikinnya juga terbilang simpel, lho.

Intinya, kudapan ini cuma pakai pisang matang yang dilumatkan, lalu dicampur sama tepung terigu dan beberapa bahan sederhana lainnya. Setelah digoreng, teksturnya lembut banget. Rasa manisnya pun natural, langsung dari pisangnya.

Menurut cerita, kambeng-kambeng ini udah jadi bagian dari keseharian masyarakat Bugis-Makassar sejak dulu. Uniknya namanya, kan?

Ya, nama "kambeng-kambeng" sendiri sebenarnya ngacu pada bentuknya. Gorengan ini mirip potongan daging kambing kecil-kecil. Meski begitu, jangan salah, bahannya sama sekali nggak pakai daging, ya.

Buat kamu yang penasaran dan mau coba bikin sendiri, nih, kami punya resep praktisnya. Yuk, langsung kita lihat.

Resep Kambeng-kambeng

Bahan-bahan yang Perlu Disiapin

  • Pisang matang (bisa pakai pisang kepok atau pisang nangka)
  • Tepung terigu secukupnya
  • Sebutir telur
  • Gula pasir
  • Soda kue sedikit aja
  • Vanili
  • Minyak goreng, banyakin buat deep fry

Langkah-langkah Membuat

  1. Pertama, kupas pisangnya. Lumatkan pake garpu atau blender sampai benar-benar halus dan lembut.
  2. Sambil menyiapkan yang lain, ayak dulu tepung terigu, soda kue, sama vanili. Ini biar nggak ada yang menggumpal nantinya.
  3. Di wadah terpisah, kocok telur sama gula pasir. Aduk sampai rata dan agak berbusa sedikit.
  4. Nah, sekarang campurin semua. Masukkan pisang halus, bahan kering yang udah diayak, sama kocokan telur. Aduk pelan-pelan sampai adonannya menyatu dan nggak ada yang bergerindil.
  5. Panaskan minyak di wajan. Ambil adonan pake sendok, lalu goreng sampai warnanya berubah jadi kuning kecokelatan. Api jangan terlalu besar, biar matang merata.
  6. Kalau udah, angkat dan tiriskan. Sajikan selagi masih hangat. Enak banget!

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar