Makassar, Rabu – Ruang kelas di seluruh sekolah PAUD, SD, dan SMP di Makassar mendadak sepi hari ini. Dinas Pendidikan setempat memutuskan untuk menghentikan sementara belajar tatap muka, menggantinya dengan sistem daring. Kebijakan ini langsung berlaku mulai Rabu, 25 Februari 2026.
Menurut surat edaran resmi bernomor 400.3.5/33/Disdik/II/2026, masa belajar dari rumah ini akan berlangsung hingga Sabtu, 28 Februari mendatang. Pemicunya? Cuaca ekstrem yang sedang melanda kota ini.
BMKG sudah mengeluarkan peringatan. Curah hujan tinggi berpotensi memicu genangan dan banjir. Kondisi seperti ini jelas berisiko. Keselamatan dan kesehatan siswa serta guru di perjalanan jadi pertimbangan utama. Maka, aktivitas di luar rumah yang tidak mendesak sebaiknya dihindari.
“Kegiatan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan sementara ditiadakan dan digantikan pembelajaran daring untuk mengantisipasi gangguan keselamatan dan demi kelancaran proses belajar,”
Demikian bunyi surat edaran yang ditandatangani oleh Achi Soleman, Rabu lalu.
Artikel Terkait
Makassar Luncurkan Kamus Digital untuk Jaga Bahasa Daerah di Sekolah
Hampir Separuh Lapangan Padel di Jakarta Beroperasi Tanpa Izin Bangunan
Kemendikdasmen Buka Simulasi Resmi TKA 2026 untuk Siswa SD dan SMP
Kemenag Tegaskan Distribusi Zakat Harus Berbasis Data Sosial Nasional