Nama Tia Emma Billinger, atau yang lebih dikenal sebagai Bonnie Blue, tiba-tiba ramai diperbincangkan. Bintang film dewasa asal Inggris itu kini menghadapi gelombang kecaman publik. Pemicu utamanya? Sebuah video yang diduga menunjukkan dia melecehkan Bendera Merah Putih.
Akibat ulahnya itu, KBRI London sampai mengadukannya ke pihak berwenang Inggris. Tak cuma itu, anggota DPR RI pun ikut menyoroti kasus ini. Rupanya, ini bukan kali pertama Bonnie menciptakan masalah di Indonesia.
Rangkaian Masalah di Bali
Bonnie dan tiga WNA lainnya sekarang sudah dideportasi dari Bali. Selama di sana, tingkah mereka bisa dibilang cukup sering bikin heboh.
Misalnya, saat Bonnie melanggar aturan lalu lintas. Dia membuat konten sambil menyetir pikap bertuliskan 'BangBus' di jalanan Bali. Itu baru satu masalah.
Yang lebih serius, dia juga diduga memproduksi konten porno dengan menyalahgunakan visa kunjungan yang dia punya. Polres Badung pun memeriksanya Kamis lalu terkait dugaan produksi dan penyebaran konten asusila.
Akibat semua pelanggaran itu, Bonnie bersama tiga rekannya kini masuk daftar hitam. Mereka dilarang masuk Indonesia untuk jangka waktu sepuluh tahun ke depan.
Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Winarko, menjelaskan lebih detail.
"Mereka masuk pakai visa on arrival. Tapi faktanya, mereka malah melakukan aktivitas produksi konten komersial. Jelas ini tidak sesuai dengan izin tinggal mereka sebagai wisatawan," jelas Winarko.
Artikel Terkait
Mendiktisaintek Turun Tangan Usut Dugaan Pemalsuan Riset WNI di Konferensi Internasional Denmark
Indonesia Kembali Desak Reformasi Dewan Keamanan PBB, Nilai Hak Veto Hambat Suara Negara Berkembang
Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selama Cuti Bersama Idul Adha 1447 H
Wamendesa: Kritik pada Program Pemerintah Bagian dari Demokrasi, Semua Pihak Diajak Bangun Desa