Atta Halilintar Sebar 12 Ekor Sapi Kurban ke Sejumlah Daerah di Jawa Barat

- Rabu, 27 Mei 2026 | 22:00 WIB
Atta Halilintar Sebar 12 Ekor Sapi Kurban ke Sejumlah Daerah di Jawa Barat

YouTuber dan pengusaha Atta Halilintar kembali menunjukkan komitmen sosialnya di momen Hari Raya Idul Adha tahun ini dengan mengubah strategi penyaluran hewan kurban. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang terpusat di satu lokasi, ia memilih menyebarkan bantuan ke sejumlah daerah di Jawa Barat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.

Prosesi penyerahan kurban berlangsung di kawasan Terogong, Jakarta Selatan, yang juga menjadi tempat belajar Al-Qur’an putri sulungnya. Atta hadir didampingi sang istri, Aurel Hermansyah, dan menyampaikan bahwa total hewan kurban yang disiapkan mencapai 12 ekor sapi. “Ada yang di Bogor, ada yang di Tasik, ada yang di Cianjur. Totalnya ada 12. Ya alhamdulillah, semoga berkah,” katanya saat ditemui di lokasi, Rabu (27/5/2026).

Keputusan untuk menyebar lokasi kurban, menurut Atta, bertujuan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Ia menaruh perhatian khusus pada anak-anak yatim serta para penghafal Al-Qur’an yang berada di pesantren dan yayasan yang selama ini rutin dibantu. “Di sana dan sekitar situ ada anak-anak yatim piatu juga di sana, ada anak-anak penghafal Quran, ada masyarakat-masyarakat yang membutuhkan di sana,” terangnya.

Sementara itu, pola distribusi ini menandai perubahan signifikan dari kebiasaan sebelumnya. Jika dahulu seluruh sapi dikumpulkan di Jakarta lalu dibagikan, kini Atta memilih menyalurkan langsung ke daerah asal hewan kurban agar proses pembagian lebih cepat dan tepat sasaran. “Kalau dulu, dua tahun lalu kita kumpulin sapinya di Jakarta semua. Terus kita bagi-bagi. Kalau sekarang, yang di sini ada, kita bagi-bagi di masjid-masjid. Sama banget yang insyaallah ada pesantren yang kita sering istilahnya memang di sana gitu. Kita sebar di kandang-kandangnya juga,” jelasnya.

Meski hewan kurban tersebar di berbagai wilayah, Atta memastikan tetap terlibat dalam proses pemilihan. Untuk mengatasi keterbatasan jarak dan waktu, ia memantau kondisi sapi melalui dokumentasi visual. “Milihnya pakai video sama foto kalau jauh,” pungkasnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar