Pesawat Garuda Indonesia-1 membelah langit Abu Dhabi dan akhirnya mendarat dengan mulus di Bandar Udara Presidential Flight. Jarum jam menunjukkan pukul enam sore waktu setempat ketika Presiden Prabowo Subianto tiba. Kunjungan kerjanya ke Uni Emirat Arab ini, rupanya, mendapat sambutan yang sangat hangat.
Di sisi landasan, suasana sudah disiapkan. Pasukan kehormatan berjajar rapi, memberi kesan seremonial yang khidmat. Menurut laporan dari Biro Pers Sekretariat Presiden, Prabowo langsung disambut oleh sejumlah pejabat. Ada Menteri Energi dan Infrastruktur UEA, Suhail Al Mazrouei, yang turun langsung menyambut. Dubes RI untuk UEA, Judha Nugraha, juga tak ketinggalan. Kehadiran mereka, plus Duta Besar UEA untuk Indonesia dan Atase Pertahanan kita di sana, jelas bukan sekadar formalitas. Ini sinyal penghormatan yang kuat dari tuan rumah.
Setelah prosesi penyambutan usai, rombongan presiden kemudian bergerak menuju hotel untuk beristirahat. Perjalanan panjang memang melelahkan. Namun begitu, agenda inti belum dimulai.
Pertemuan puncak rencananya akan digelar dengan Presiden UEA, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan. Pertemuan ini yang dinanti-nanti.
Di balik semua seremonial, kunjungan ini punya bobot strategis yang jelas. Hubungan Indonesia dan UEA selama ini sudah erat, ya. Tapi Prabowo rupanya ingin lebih dari itu. Lawatannya ke Abu Dhabi ini adalah bagian dari upaya terus-menerus untuk mengokohkan kemitraan. Dia ingin kerja sama yang sudah ada tak hanya bertahan, tapi juga berkembang ke lebih banyak bidang.
Gaya diplomasinya terlihat aktif. Tak berhenti di satu kawasan, komitmen untuk membangun jaringan global yang saling menguntungkan jadi prioritas. Kunjungan ini, dalam banyak hal, adalah penegasan dari komitmen itu. Apa hasil pertemuannya nanti? Kita tunggu saja laporan berikutnya.
Artikel Terkait
Wakil Ketua Komisi XIII DPR: Bantuan Hewan Kurban Presiden Pakai APBN Sudah Lazim Sejak Era Sebelumnya
Polisi Temukan Indikasi Intimidasi Korban dalam Kasus Dugaan Pencabulan Pimpinan Ponpes di Pekalongan
Pria 23 Tahun di Medan Ditangkap Usai Sayat dan Tusuk Pekerja yang Sedang Menjemur Ikan
Agung Laksono Restui La Ode Safiul Akbar Maju Calon Ketum Kosgoro 1957, Target Dongkrak Suara Golkar di Pemilu 2029