Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Final Piala Asia untuk Pertama Kali Usai Kalahkan Jepang

- Kamis, 05 Februari 2026 | 22:00 WIB
Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Final Piala Asia untuk Pertama Kali Usai Kalahkan Jepang

MURIANETWORK.COM - Timnas Futsal Indonesia menciptakan sejarah dengan melangkah ke final Piala Asia Futsal AFC 2026 untuk pertama kalinya. Prestasi bersejarah itu diraih setelah tim Merah Putih mengalahkan Jepang dengan skor 5-3 melalui drama babak perpanjangan waktu, Rabu (5/2/2026) malam di Indonesia Arena, Jakarta. Dalam partai puncak pada Sabtu, 7 Februari 2026 nanti, Indonesia akan berhadapan dengan Iran yang merupakan kekuatan tersohor di benua Asia.

Malam Bersejarah di Indonesia Arena

Suasana di Indonesia Arena pada Rabu malam itu terasa lebih dari sekadar sebuah pertandingan. Gelanggang tersebut menjadi saksi bisu lahirnya sebuah pencapaian monumental bagi futsal Tanah Air. Di hadapan ribuan suporter yang menyemut, tim besutan pelatih Mohammad Hashemzadeh tampil dengan mental pemenang sejak menit awal. Mereka menerapkan tekanan tinggi dan disiplin taktis yang solid, memaksa Jepang salah satu kekuatan tradisional Asia bermain di luar rencana.

Drama Gol dan Ketegangan Hingga Detik Akhir

Babak pertama berhasil ditutup dengan keunggulan tipis 1-0 untuk Indonesia, berkat gol pembuka Samuel Eko yang langsung memicu gegap gempita di tribun. Namun, Jepang membuktikan kelasnya dengan membalas pada babak kedua. Laga pun berubah menjadi pertarungan sengit yang penuh dengan adu strategi dan ketahanan fisik. Kedua tim saling membalas serangan hingga skor imbang 3-3 bertahan hingga peluit panjang babak kedua berbunyi, membawa pertandingan ke babak perpanjangan waktu.

Di tengam ketegangan yang memuncak, justru Timnas Indonesia yang tampil lebih matang. Mereka mengelola emosi dengan baik dan bermain lebih efektif. Dua gol krusial berhasil dicetak di waktu tambahan, meruntuhkan pertahanan Jepang yang mulai kelelahan. Skor akhir 5-3 pun menjadi kenyataan, menandai berakhirnya dominasi lawan dan awal dari era baru.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar