Dialog Pemuda Lintas Generasi Kalbar Galang Semangat Kebinekaan
Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kalimantan Barat sukses menggelar Dialog Pemuda Lintas Generasi di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Kamis, 6 November 2025. Acara bertema 'Seribu Pemuda, Satu Tekad: Membangun Kalbar dalam Bingkai Kebinekaan' ini digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, bersama tokoh lintas etnis, serta ratusan pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan, pelajar, dan mahasiswa.
Peran Strategis Pemuda dalam Pembangunan Daerah
Ketua FPK Kalimantan Barat, Burhanuddin Ahad, dalam sambutannya menekankan peran besar pemuda untuk membangun bangsa, tidak hanya aktif di media sosial tetapi juga melalui karya nyata.
Burhanuddin mengutip pesan Bung Karno, Beri aku sepuluh pemuda, niscaya kuguncangkan dunia.
Ia menambahkan, Hari ini kita saksikan ada seribu pemuda yang berkumpul di sini. Artinya, ada seribu ide kreatif yang bisa membangun Kalimantan Barat dalam semangat kebinekaan.
Menurutnya, dialog ini menjadi wadah strategis untuk mempererat persaudaraan lintas generasi dan etnis, sekaligus menumbuhkan semangat kolaborasi di kalangan pemuda Kalbar.
Gubernur Soroti Peningkatan IPM dan Akses Pendidikan
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, dalam kesempatan itu menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Ia mengungkapkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Barat masih tertinggal dibandingkan provinsi lain di Pulau Kalimantan.
IPM Kalbar memang sudah di atas angka 70, tapi masih tertinggal dari Kalimantan Utara. Salah satu penyebabnya, sekitar 25 persen tamatan SMA di Kalimantan Barat belum menamatkan pendidikannya,
jelas Norsan.
Gubernur mendorong organisasi kepemudaan dan lembaga pendidikan untuk berperan aktif dalam memperluas akses belajar masyarakat. Ke depan, saya minta kepada organisasi dan instansi pendidikan agar membuka lebih banyak program paket A, B, dan C. Dengan begitu, anak-anak muda bisa tetap sekolah sambil bekerja,
tambahnya.
Dialog Pemuda Lintas Generasi ini menjadi momentum penting bagi generasi muda Kalimantan Barat untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan memperkuat komitmen menjaga keberagaman serta persatuan.
Artikel Terkait
Tumpukan Sampah Membentuk Daratan Baru, Ancam Ekosistem dan Nelayan di Pesisir Cirebon
Dinamika Ruang Ganti Memanas, Otoritas Arbeloa di Real Madrid Dipertanyakan
Akuntan di Lhokseumawe Rekayasa Begal untuk Gelapkan Gaji Relawan Rp59,9 Juta
Tim Putri Bulu Tangkis Indonesia Hadapi Thailand di Perempat Final BATC 2026