MURIANETWORK.COM - Pesisir Pantai Kesenden di Kota Cirebon, Jawa Barat, kini menghadapi darurat lingkungan yang serius. Gunungan sampah kiriman dari aliran sungai, yang diperparah oleh banjir sebelumnya, telah menumpuk sedemikian masif hingga membentuk daratan baru di bibir pantai. Fenomena ini tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga secara langsung mengancam mata pencaharian nelayan lokal yang kesulitan beraktivitas.
Daratan Baru dari Tumpukan Limbah
Berdasarkan pantauan di lokasi, pemandangan yang tersaji sungguh memprihatinkan. Kawasan pesisir itu nyaris tak lagi dikenali, tertutup oleh berton-ton material sampah yang mengeras bercampur lumpur. Tumpukan itu didominasi oleh limbah rumah tangga, terutama plastik kemasan sekali pakai, yang membentuk semenanjung artifisial yang menjorok ke laut. Semenanjung limbah inilah yang kini mempersempit dan menghalangi lintasan tradisional perahu nelayan.
Kewalahan Pengelolaan dan Ancaman Berkelanjutan
Rulianto, Lurah Kesenden, mengakui bahwa pihaknya kewalahan menangani kiriman sampah yang terus berdatangan. Pembersihan rutin yang dilakukan seakan tak berarti dihadapi volume sampah yang luar biasa besar, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah hulu.
"Volume sampah yang datang dari berbagai aliran sungai sangat luar biasa. Tumpukannya sudah mulai membentuk daratan baru dan ini jelas mengganggu aktivitas nelayan kita," tuturnya pada Kamis (5/2/2026).
Artikel Terkait
Paus Leo XIV Desak Penghentian Konflik Timur Tengah, Sebut Penderitaan sebagai Skandal
Kim Jong Un Kembali Pimpin Korea Utara, Kim Yo Jong Tak Masuk Komisi Urusan Negara
BMKG Prakirakan Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Sebagian Besar Sulawesi Selatan
Tanjung Pallette Ramai Pengunjung Saat Libur Lebaran, Namun Angka Turun Dibanding Tahun Lalu