MURIANETWORK.COM - Sebuah ledakan dahsyat di tambang batu bara ilegal di negara bagian Meghalaya, India timur laut, menewaskan sedikitnya 18 orang dan melukai delapan lainnya. Insiden yang terjadi di distrik East Jaintia Hills itu memicu operasi penyelamatan besar-besaran untuk mencari korban yang mungkin masih terjebak di dalam reruntuhan.
Korban Jiwa dan Upaya Penyelamatan
Petugas kepolisian setempat mengonfirmasi jumlah korban tewas dalam sebuah pernyataan resmi. "Selama operasi penyelamatan, total 18 jenazah telah ditemukan dari lokasi ledakan," jelas mereka. Operasi pencarian yang melibatkan tim gabungan sempat dihentikan saat malam tiba karena kondisi yang membahayakan, namun direncanakan akan dilanjutkan keesokan harinya dengan bantuan personel ahli dari badan penanggulangan bencana.
Manish Kumar, seorang pejabat tinggi di East Jaintia Hills, menambahkan rincian mengenai korban luka. "Delapan orang lainnya terluka," ungkapnya, seraya menegaskan bahwa lokasi kejadian adalah sebuah 'tambang lubang tikus ilegal'.
Artikel Terkait
De Zerbi Buka Peluang ke Tottenham, Syaratnya Spurs Harus Bertahan
Polres Metro Bekasi Gelar Pengecekan di 28 Objek Wisata Jelang Libur Lebaran
Pemerintah Siapkan WFH Satu Hari Seminggu untuk ASN Usai Lebaran
Iran Bantah Klaim Trump Soal Dialog, Sebut Upaya Manipulasi Pasar Minyak