Senin malam (28/1) lalu, suasana di pinggir Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Gianyar, mendadak ricuh. Warga sekitar Desa Keramas dibuat resah oleh penampakan tumpukan sampah yang berserakan kardus dan kulit telur teronggok begitu saja di tepi jalan. Lokasinya gelap, dan rupanya sudah jadi spot favorit buang sampah sembarangan.
Setelah diselidiki, asal-usul sampah itu bisa dilacak. Ternyata berasal dari sebuah perusahaan roti ternama di Denpasar. Kok bisa?
Kasatpol PP Gianyar, I Putu Yudanegara, menjelaskan prosesnya. "Kami buka plastik sampah yang berserakan itu," katanya, Rabu (28/1).
"Di dalamnya ada kotak kemasan produk roti, termasuk chiffon cake. Dari alamat di kemasan itulah kami lacak dan hubungi perusahaannya."
Oknum Karyawan yang Main Cepat
Tak lama setelah konfirmasi, tim Satpol PP langsung mendatangi perusahaan roti tersebut. Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa sampah itu dibuang oleh seorang oknum karyawan. Aksi itu dilakukan tanpa sepengetahuan manajemen.
Menariknya, perusahaan sebenarnya punya TPS langganan untuk sampah produksinya. Namun, sang karyawan memilih jalan pintas. Menurut Yudanegara, pelaku tergiur melihat kondisi lokasi yang gelap dan sudah ada tumpukan sampah bangunan sebelumnya. "Ini sudah ketiga kalinya lokasi itu kami temukan jadi tempat pembuangan liar. Tapi pelaku yang satu ini baru pertama kali," ujarnya.
Respons perusahaan cukup cepat. Begitu tahu kejadiannya, manajemen langsung mengerahkan karyawan dengan dua pikap ke lokasi. Pembersihan dilakukan dalam gelapnya malam, mulai pukul 21.00 WITA.
Artikel Terkait
Cairan Berbau Tajam Disemprotkan ke Ilhan Omar di Tengah Acara Town Hall
BMKG: Hujan di Jawa-Bali Baru Reda Maret, Sumatera Justru Basah Saat Kemarau
KPK Buka Peluang Pemeriksaan Jokowi Terkait Kasus Kuota Haji
50 Arsitek Turun Tangan, Menteng Tenggulun Siap Berubah Jadi Kampung Tematik