Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan pembukaan posko pengaduan khusus. Ini terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus. Masyarakat yang punya informasi diminta untuk berpartisipasi.
Pengumuman itu disampaikan Sigit di Surabaya, Minggu lalu, usai meninjau Stasiun Gubeng. Dia tampak serius membahas langkah-langkah penyelidikan.
"Kami akan buat posko pengaduan," katanya.
"Buat masyarakat yang mungkin tahu sesuatu dan ingin membantu, silakan datang. Nanti kita bimbing prosesnya."
Menurutnya, masyarakat tak perlu ragu atau takut. Polri menjamin keamanan bagi setiap saksi atau pemberi informasi. Perlindungan penuh akan diberikan.
"Yang jelas, semua informasi dari masyarakat sangat berharga. Kami pastikan ada jaminan perlindungan," tegas Sigit.
Di sisi lain, Kapolri mengaku sudah memerintahkan anak buahnya untuk menuntaskan kasus ini. Setiap perkembangan investigasi rencananya akan diumumkan ke publik secara berkala. Apalagi, kasus ini juga mendapat sorotan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
"Nanti, kalau sudah ada perkembangan dari hasil olah informasi, akan kami sampaikan ke masyarakat," tutupnya.
Peristiwa mengerikan itu sendiri terjadi Kamis lalu di Jakarta Pusat. Andrie Yunus mengalami luka bakar cukup parah, sekitar 24 persen, akibat cairan kimia yang menyembur.
Luka-luka itu tersebar di wajahnya, terutama bagian kanan termasuk mata, juga di kedua tangan dan dadanya. Kondisinya masih memerlukan perawatan intensif.
Artikel Terkait
774 Pelanggaran Disiplin Terjadi di Kemenimipas, Bolos Kerja Mendominasi hingga 42 Pegawai Dipecat
Mentan Amran: Capaian Pangan Nasional Tak Lepas dari Peran TNI, Stok Beras Capai Rekor 5,12 Juta Ton
KPK Soroti 27.969 Bidang Tanah di Sulsel Belum Bersertifikat, Rawan Konflik dan Korupsi
Warkop Dg Anas: Meja Kopi Sederhana yang Menjadi Titik Temu Para Legenda Makassar