Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, di kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, pada Jumat malam, 14 Juni 2026. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut ditandai dengan pemberian oleh-oleh spesial berupa model kapal perang Mikasa yang dibawa langsung oleh Koizumi dari kampung halamannya di Yokosuka.
“Saat bertemu di kediaman pribadi Presiden Prabowo di Indonesia, saya membawa model kapal perang Mikasa dari Yokosuka, kampung halaman saya, sebagai oleh-oleh,” tulis Koizumi melalui akun resmi X miliknya, @shinjirokoiz, sebagaimana dikutip dari Antara pada Minggu, 14 Juni 2026. Dalam kesempatan itu, Koizumi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo, yang memiliki latar belakang militer kuat dan pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan, menyambut baik pemberian miniatur kapal tersebut.
Di sela-sela dialog, Menhan Jepang itu juga menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi besar Prabowo dalam mendorong pengiriman mahasiswa asal Indonesia untuk menempuh studi di Universitas Pertahanan di Yokosuka. Atas permintaan khusus Koizumi, Presiden Prabowo bahkan mengundang sejumlah alumni universitas pertahanan tersebut ke dalam pertemuan, salah satunya Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.
“Saya berterima kasih atas perhatian khusus Presiden terhadap universitas pertahanan tersebut,” ujar Koizumi.
Selain membahas sektor pendidikan militer, pertemuan tersebut turut menyoroti posisi strategis Indonesia yang menguasai jalur pelayaran penting dunia, seperti Selat Malaka dan Selat Lombok. Koizumi menilai isu keamanan maritim dan pengamanan jalur laut global bukan lagi sekadar urusan domestik kedua negara, melainkan pilar penting bagi stabilitas geopolitik di kawasan yang lebih luas.
Pascapertemuan bilateral ini, Koizumi bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin sepakat untuk segera menindaklanjuti poin-poin krusial yang telah disetujui bersama Presiden Prabowo. Ia optimistis lawatan dinas kilatnya ke Jakarta kali ini mampu menjadi fondasi kuat dalam mempererat kemitraan strategis ke depan.
“Meskipun perjalanan dinas sehari ke Indonesia, kami berhasil meraih hasil yang akan memperkuat hubungan Jepang-Indonesia di masa depan. Presiden Prabowo, terima kasih banyak,” tambahnya.
Pertemuan tingkat tinggi ini kemudian ditutup dengan jamuan makan malam bersama yang dihost langsung oleh Presiden Prabowo. Agenda tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras kabinet, di antaranya Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. Tampak hadir pula jajaran anggota parlemen Jepang serta perwakilan dari kalangan ekonomi kedua negara.
“Saya merasa kunjungan kali ini menjadi pendorong agar Jepang dan Indonesia dapat semakin memperdalam kerja sama demi stabilitas dan kemakmuran kawasan serta dunia. Terima kasih kepada Presiden Prabowo beserta seluruh rakyat Indonesia,” ucap Koizumi.
Artikel Terkait
Festival Muharram di Jakarta Ditargetkan Dikunjungi 5.000 Orang Selama Dua Hari
Polres Bogor Buka Bhayangkara Fest ke-80 dengan Senam Massa dan Layanan Publik di CFD Cibinong
Kepala Staf Kepresidenan Akui Pemikiran Strategis Mahasiswa dan Akan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
Israel Serang Markas Hizbullah di Beirut Selatan, Balas Pelanggaran Gencatan Senjata