Produsen Inaco Patok Harga IPO Rp900–Rp1.120 per Saham, Targetkan Dana Rp392 Miliar

- Minggu, 14 Juni 2026 | 04:15 WIB
Produsen Inaco Patok Harga IPO Rp900–Rp1.120 per Saham, Targetkan Dana Rp392 Miliar

Produsen makanan dan minuman penutup di balik merek Inaco, PT Niramas Utama Tbk., mematok harga awal penawaran umum perdana saham atau IPO di kisaran Rp900 hingga Rp1.120 per lembar. Dengan rentang harga tersebut, emiten berkode saham JELI itu berpotensi mengantongi dana segar hingga Rp392 miliar setelah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan prospektus awal yang diterbitkan perseroan, Niramas Utama menawarkan sebanyak-banyaknya 350 juta saham baru. Jumlah tersebut setara dengan 25,93 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah proses IPO rampung. Seluruh saham yang ditawarkan itu dijamin secara penuh (full commitment) oleh PT Sucor Sekuritas yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Masa penawaran awal atau bookbuilding dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 22 Juni 2026. Perseroan menargetkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diperoleh pada 29 Juni 2026. Jika sesuai jadwal, masa penawaran umum akan digelar pada 1 hingga 3 Juli 2026, dengan penjatahan saham dilakukan pada hari yang sama dengan penutupan masa penawaran, yakni 3 Juli 2026.

Distribusi saham secara elektronik direncanakan pada 6 Juli 2026, dan pencatatan perdana saham JELI di BEI dijadwalkan pada 7 Juli 2026. Rangkaian jadwal ini menunjukkan bahwa perseroan tengah mengejar target untuk segera menjadi perusahaan tercatat pada awal Juli mendatang.

Niramas Utama bukanlah pemain baru di industri makanan olahan. Didirikan pada 1990, perusahaan ini telah beroperasi lebih dari 35 tahun dan dikenal luas melalui merek INACO yang memproduksi nata de coco, jeli mini, puding, serta minuman siap saji berbasis kelapa dan serat alami. Produk-produk tersebut masuk dalam sektor consumer non-cyclicals atau barang konsumen primer yang cenderung stabil permintaannya.

Jaringan distribusi perseroan tercatat menjangkau 251 titik di seluruh Indonesia. Tak hanya menguasai pasar domestik, produk INACO juga telah menembus pasar ekspor ke sejumlah negara, termasuk Jepang, India, China, Thailand, Australia, Kanada, dan Amerika Serikat. Ke depan, seiring meningkatnya tren konsumsi makanan sehat berbahan alami, perseroan berencana memperluas pasar ekspor ke kawasan Afrika dan Eropa pada 2026 guna menopang pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar