Malam ini di Basel, harapan untuk membawa pulang piala kandas lagi. Tim bulutangkis Indonesia pulang dari Swiss Open 2026 dengan tangan kosong, setelah kedua wakilnya tumbang di partai puncak.
Pertarungan pertama datang dari Alwi Farhan. Sang unggulan keenam itu ternyata tak berdaya melawan permainan solid Yushi Tanaka dari Jepang, yang bahkan tak masuk daftar unggulan. Alwi tampak kesulitan mengimbangi tempo permainan lawannya.
Dia pun tumbang dalam dua set langsung, 18-21 dan 12-21. Kekalahan yang cukup telak.
“Saya kurang bisa mengantisipasi serangan-serangannya. Dia bermain sangat bagus hari ini,” ujar Alwi usai pertandingan, mengakui keunggulan lawan.
Nasib serupa dialami Putri Kusuma Wardani. Sebagai unggulan pertama, ekspektasi terhadapnya tentu tinggi. Namun, di hadapan Supanida Katethong dari Thailand, Putri KW seperti kehilangan senjata.
Permainannya tak pernah benar-benar menemukan ritme. Hasilnya, dia dikalahkan dengan mudah: 11-21 dan 15-21. Duel itu berakhir cukup cepat.
Jadi, gelar juara pun tak kunjung datang. Padahal, turnamen BWF Super 300 ini sebenarnya cukup terbuka. Di sisi lain, China justru tampil dominan dengan memboyong dua gelar sekaligus. Sementara Jepang, Chinese Taipei, dan Thailand masing-masing sukses mengamankan satu titel.
Untuk Indonesia? Perjalanan harus berlanjut. Pencarian gelar berikutnya masih menunggu di turnamen selanjutnya.
Artikel Terkait
Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri demi Fokus Karier di Klub Korea
Megawati Hangestri Terdaftar di Skuad Hyundai Hillstate Musim 2026/2027, Red Sparks Cemas
Rizky Ridho Beri Kode Tinggalkan Persija, Bek Timnas Indonesia Incar Klub Eropa
Persib Bandung Incar Bomber Irak Aymen Hussein untuk Atasi Krisis Lini Depan