Sabtu malam (6/12) lalu, sebuah penemuan mengerikan mengguncang warga Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Arifianti, seorang guru SD swasta berusia 41 tahun asal Depok, ditemukan tewas. Yang membuat hati miris, kondisi tangan korban dalam keadaan terikat.
Namun begitu, waktu terus berjalan. Sudah lebih dari satu bulan kasus ini terbuka, tapi kabar penangkapan pelaku masih sama sekali tak terdengar. Pihak kepolisian, meski telah bekerja, belum berhasil menangkap orang yang diduga bertanggung jawab atas kematian Arifianti.
Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby, memberikan penjelasan pada Senin (26/1). Ia mengaku frustasi dengan perkembangan pengejaran.
“Kami sudah mengirim surat pemanggilan sebanyak tiga kali, namun yang bersangkutan mangkir. Ternyata sudah tidak ada di rumah sejak setelah kasus ini viral,” ujar Robby.
Artikel Terkait
Senapati Nusantara Gelar Rakernas, Tosan Aji Diharap Tak Sekadar Pusaka
Eksekusi Hotel Sultan Tersendat, Pemerintah Tuding Ada Manuver Penguluran Waktu
Listrik 99 Persen Pulih, Tito Karnavian Soroti Kemajuan Pascabencana Sumatera
KSAD Buka Suara Soal WNI Jadi Tentara Asing: Di Sini Gratis, Tak Perlu Bayar