MURIANETWORK.COM -Mendikbud Ristek Nadiem Makarim harus bertanggung jawab atas kondisi guru-guru di Indonesia yang terjerat pinjaman online (pinjol).
Sebab, mengacu UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), Mendikbud Ristek adalah pihak yang bertanggung jawab atas kondisi pendidikan di Indonesia.
Demikian ditegaskan Pengamat Pendidikan, Indra Charismiadji kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Selasa (14/5).
“Jadi, dalam hal guru banyak terjerat pinjol, jelas bahwa Mendikbud wajib bertanggung jawab,” kata Indra.
Menurut Indra, tentu ada alasan kenapa guru terjerat pinjol. Dalam hal ini karena mereka tidak sejahtera hidupnya.
Oleh karena itu, kata Indra, Nadiem Makarim harus serius mengupayakan kecerdasan kehidupan bangsa, antara lain dengan memperhatikan para tenaga pengajar dengan menaikkan taraf kehidupannya agar lebih sejahtera.
“Guru tidak boleh pusing mikir besok makan apa, bayar listrik gimana, anak sekolah/kuliah bayar pakai apa, kalau sakit biayanya darimana. Guru tak perlu kaya tapi wajib disejahterakan. Ini yang belum terjadi,” kata Indra.
Di Indonesia, sesal Indra, banyak guru honorer yang hanya dibayar Rp100 ribu per bulan, itu pun dibayarnya dirapel tiga bulan sekali.
“Ini akan berdampak pada mutu pendidikan. Pertanyaannya, apa yang sudah Nadiem lakukan selama lima tahun ini? Nol besar, bahkan perekrutan guru PPPK berantakan,” pungkas Indra.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir