Wabah campak mulai muncul di beberapa daerah yang porak-poranda akibat bencana. Wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat jadi titik perhatian utama. Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Menghadapi situasi ini, Kemenkes tak tinggal diam. Ribuan tenaga kesehatan dikerahkan untuk melakukan imunisasi tambahan, upaya darurat menekan laju penularan penyakit yang dikenal sangat mudah menular itu.
“Karena campak itu penyakit yang sangat menular. Jadi kita lihat di beberapa kota timbul, jadi segera kita lakukan imunisasi tambahan,” jelas Budi.
“Ini dilakukan oleh relawan-relawan tadi,” tambahnya dalam rapat koordinasi di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Senin lalu.
Menurutnya, fokus operasi justru di daerah-daerah terpencil. Di sana, akses ke fasilitas kesehatan sangat minim. Masyarakat kesulitan menjangkau puskesmas, jadi tim kesehatan lah yang mendatangi mereka.
“Ini contohnya, karena mereka masuk ke desa-desa yang terpencil, jadi enggak bisa layanan kesehatan, enggak bisa ke Puskesmas masyarakatnya, jadi kita datangi,” kata Budi menerangkan.
Artikel Terkait
Tangan Terikat, Guru SD Tewas: Pelaku Diduga Teman Dekat Masih Buron
Fidan: Dewan Perdamaian Gaza Bisa Jadi Titik Balik Bersejarah
Dukungan Publik untuk E-Voting Capai 69%, Pemerintah dan DPR Masih Kaji Risiko
Warga Geram: Penjambretan Terjadi, Polisi Tak Ada, Rakyat Malah Jadi Tersangka