Wabah campak mulai muncul di beberapa daerah yang porak-poranda akibat bencana. Wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat jadi titik perhatian utama. Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Menghadapi situasi ini, Kemenkes tak tinggal diam. Ribuan tenaga kesehatan dikerahkan untuk melakukan imunisasi tambahan, upaya darurat menekan laju penularan penyakit yang dikenal sangat mudah menular itu.
“Karena campak itu penyakit yang sangat menular. Jadi kita lihat di beberapa kota timbul, jadi segera kita lakukan imunisasi tambahan,” jelas Budi.
“Ini dilakukan oleh relawan-relawan tadi,” tambahnya dalam rapat koordinasi di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Senin lalu.
Menurutnya, fokus operasi justru di daerah-daerah terpencil. Di sana, akses ke fasilitas kesehatan sangat minim. Masyarakat kesulitan menjangkau puskesmas, jadi tim kesehatan lah yang mendatangi mereka.
“Ini contohnya, karena mereka masuk ke desa-desa yang terpencil, jadi enggak bisa layanan kesehatan, enggak bisa ke Puskesmas masyarakatnya, jadi kita datangi,” kata Budi menerangkan.
Namun begitu, tugas mereka tak cuma soal vaksinasi. Ada aspek lain yang tak kalah penting: pemulihan psikologis. Bencana tentu meninggalkan luka, terutama bagi anak-anak. Untuk itu, para relawan juga memberikan pendampingan trauma healing.
“Kita juga lakukan trauma healing, cukup banyak sekitar 30 setiap batch kita kirim,” ucap Budi.
“Itu psikiater-psikiater klinis untuk bisa menghibur anak-anak yang ada di sana.”
Hingga saat ini, jumlah tenaga kesehatan yang telah dikirimkan ke lapangan mencapai sekitar 6.100 orang. Mereka bertugas secara bergilir, setiap dua minggu sekali, menjaga keberlangsungan layanan.
“Ada 6.100 kita sudah kirim. Ini muter setiap dua minggu. Jadi sekarang sudah turun ke 500-600-an, selalu ada di sana ya,” jelasnya.
Kehadiran mereka dipusatkan di posko-posko pengungsian dan juga desa-desa yang masih terisolasi, menjadi ujung tombak layanan kesehatan di tengah situasi yang belum pulih benar.
Artikel Terkait
Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur Tewaskan Dua Orang, Puluhan Luka-Luka
PSM Makassar Takluk 2-0 dari Bali United Usai Kartu Merah di Babak Pertama
Tabrakan Frontalka Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Jalur Kereta Lumpuh Total
Harga Minyak Goreng Meroket, INDEF Ungkap Lonjakan Biaya Plastik Kemasan Ikut Jadi Pemicu