Trotoar di Jalan Kramat Jaya, Koja, berantakan. Paving block-nya hancur berceceran, diduga kuat akibat aksi pencurian kabel penerangan jalan. Melihat maraknya kasus seperti ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akhirnya angkat bicara. Kali ini, ancamannya tegas.
Pramono menyatakan Pemprov DKI tak akan lagi mentolerir pencurian atribut fasilitas umum dan sosial. "Oh iya, yang kemarin di Jakarta Utara. Saya sudah meminta untuk dipelajari," ujarnya.
Ia menambahkan, "Kalau memang ada bukti dan kemudian yang melakukan, saya minta untuk ambil tindakan tegas untuk itu."
Pernyataan itu disampaikannya usai meninjau pengerukan Kali Sepak di Kembangan, Jakarta Barat, Senin (26/1) lalu. Bagi Pramono, masalah ini bukan cuma soal kerugian materi. Lebih dari itu, aksi ini langsung mengganggu hajat hidup orang banyak.
"Karena yang pertama sangat mengganggu, yang kedua itu kan kepentingan publik," tuturnya. "Sehingga sarana prasarana publiknya akan terganggu."
Artikel Terkait
Kelme Luncurkan Jersey Timnas Indonesia dengan Teknologi Jacquard dan Emblem Silikon 3D
IHSG Melemah 0,37%, Analis Soroti Potensi Koreksi dan Peluang Penguatan
BSI Gelar Festival Ramadan di Makassar, Tawarkan Diskon Umrah hingga DP 0% Kendaraan
IJTI Peringatkan Perjanjian Dagang RI-AS Ancam Media Nasional