Trotoar di Jalan Kramat Jaya, Koja, berantakan. Paving block-nya hancur berceceran, diduga kuat akibat aksi pencurian kabel penerangan jalan. Melihat maraknya kasus seperti ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akhirnya angkat bicara. Kali ini, ancamannya tegas.
Pramono menyatakan Pemprov DKI tak akan lagi mentolerir pencurian atribut fasilitas umum dan sosial. "Oh iya, yang kemarin di Jakarta Utara. Saya sudah meminta untuk dipelajari," ujarnya.
Ia menambahkan, "Kalau memang ada bukti dan kemudian yang melakukan, saya minta untuk ambil tindakan tegas untuk itu."
Pernyataan itu disampaikannya usai meninjau pengerukan Kali Sepak di Kembangan, Jakarta Barat, Senin (26/1) lalu. Bagi Pramono, masalah ini bukan cuma soal kerugian materi. Lebih dari itu, aksi ini langsung mengganggu hajat hidup orang banyak.
"Karena yang pertama sangat mengganggu, yang kedua itu kan kepentingan publik," tuturnya. "Sehingga sarana prasarana publiknya akan terganggu."
Artikel Terkait
Longsor di Pemalang Tewaskan Anak, Ayah Masih Dicari di Tengah Cuaca Ekstrem
Menteri Kesehatan Minta Rp 529 Miliar untuk Bangkitkan Faskes Aceh-Sumatera
Anggota DPR Tagih Janji Prabowonomics: Publik Masih Tunggu Bukti Nyata
Gus Alex Kembali Diperiksa KPK, Kasus Kuota Haji Mencuat