Menyiapkan Tempat Tinggal Baru
Di sisi lain, persoalan tak cuma soal pencarian. Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, yang berada di lokasi sama, bicara soal dukungan jangka panjang untuk korban. Fokusnya adalah memastikan kebutuhan mereka terpenuhi, termasuk soal tempat tinggal.
Relokasi warga terdampak menjadi salah satu opsi yang disiapkan. "Untuk masyarakat di pengungsian sementara ini, ada dua pilihan," jelas Suharyanto.
"Bisa kita buatkan hunian sementara, atau mereka tinggal bersama sanak saudara terlebih dahulu," ucapnya.
Pola ini sebenarnya tidak baru. Menurut Suharyanto, penanganan serupa pernah diterapkan pasca-bencana di Sumatera. Relokasi bisa dilakukan terpusat di lahan yang disiapkan pemerintah. Alternatifnya, warga bisa mencari lahan sendiri yang mereka inginkan, tentu dengan pertimbangan keamanan.
"Tadi Bapak Wapres juga mengingatkan, carilah lahan yang benar-benar aman. Kita didampingi Badan Geologi dan Pusat Mitigasi Bencana Geologi di sini. Mereka akan menilai titik-titik yang masih layak huni," tutur Suharyanto.
Perhatian juga diberikan pada warga yang rumahnya belum terdampak, tetapi lokasinya rawan. "Mereka yang tidak terdampak langsung tapi tinggal di zona rawan, itu juga harus kita tindaklanjuti. Apakah masih boleh tinggal di situ? Meski sekarang aman, bisa saja hanya menunggu waktu. Kalau memang berisiko, harus direlokasi juga," tegasnya.
Artikel Terkait
Kelme Luncurkan Jersey Timnas Indonesia dengan Teknologi Jacquard dan Emblem Silikon 3D
IHSG Melemah 0,37%, Analis Soroti Potensi Koreksi dan Peluang Penguatan
BSI Gelar Festival Ramadan di Makassar, Tawarkan Diskon Umrah hingga DP 0% Kendaraan
IJTI Peringatkan Perjanjian Dagang RI-AS Ancam Media Nasional