Tragedi di Brown University: Mantan Mahasiswa Tewaskan Dua Orang Sebelum Bunuh Diri

- Jumat, 19 Desember 2025 | 14:35 WIB
Tragedi di Brown University: Mantan Mahasiswa Tewaskan Dua Orang Sebelum Bunuh Diri

Kampus Brown University yang biasanya tenang berubah jadi mencekam Sabtu lalu. Saat para mahasiswa sedang fokus ujian, seorang pria bersenjata senapan tiba-tiba menerobos masuk. Ia melepaskan tembakan, menewaskan dua mahasiswa di tempat kejadian. Delapan orang lainnya terluka, satu di antaranya dalam kondisi yang sangat kritis.

Kejadian itu, tentu saja, langsung mengguncang komunitas kampus di Providence, Rhode Island, dan menjadi berita utama di seluruh Amerika Serikat. Pelaku berhasil kabur, meninggalkan kepanikan dan duka yang mendalam.

Perburuan pun dimulai. Polisi bekerja siang malam, bahkan merilis foto pria yang dicurigai beserta seorang lainnya yang diduga terlihat bersamanya. Tapi, hasilnya nihil. Hari berganti hari, ketegangan terus membayangi. Masyarakat dibuat bertanya-tanya, ke mana pelaku menghilang?

Jawabannya datang Kamis malam, dan itu sama tragisnya dengan kejadian awalnya. Kepolisian Providence mengumumkan bahwa pria yang diduga sebagai pelaku penembakan massal itu ditemukan tewas.

Menurut Kepala Polisi Oscar Perez, pria itu menghabisi nyawanya sendiri.

"Dia mengakhiri hidupnya sendiri malam ini," jelas Perez dalam pernyataannya.

Otoritas mengidentifikasi tersangka sebagai Claudio Neves-Valente, warga negara Portugal berusia 48 tahun. Yang menarik, Neves-Valente ternyata pernah menjadi mahasiswa di Brown University itu sendiri. Motifnya masih diselidiki, meninggalkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.

Kini, setelah berhari-hari dalam ketidakpastian, komunitas Brown University perlahan mencoba memungut serpihan kedukaan. Mereka berduka untuk korban yang hilang, sambil bergulat dengan kenyataan pahit bahwa pelaku ternyata adalah bagian dari masa lalu kampus mereka. Sebuah akhir yang suram untuk kisah yang menyedihkan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar