Niatnya, sebanyak satu juta Al-Quran akan dibagikan. Prioritas utama tentu saja daerah-daerah yang porak-poranda akibat banjir di Sumatera. Distribusinya akan menyasar pesantren, madrasah, dan tentu saja tempat ibadah yang membutuhkan. Menurut rencana, proses pengiriman akan segera dimulai dalam waktu dekat.
Gerakan ini sendiri lahir bukan tanpa sebab. Pasca bencana, banyak permintaan dan laporan dari masyarakat yang disampaikan ke MADAS Nusantara mengenai kebutuhan mendesak akan Al-Quran. Hal itulah yang kemudian memantik aksi nyata ini.
Bagi PAM JAYA, langkah ini lebih dari sekadar CSR. Arief menegaskan, ini adalah wujud komitmen perusahaan untuk hadir bukan cuma sebagai penyedia air bersih, tapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang punya kepedulian. Di sisi lain, kolaborasi dengan MADAS Nusantara diharapkan bisa memperkuat semangat gotong royong.
Pada akhirnya, harapannya jelas: program ini bisa jadi salah satu pilar pemulihan sosial. Bukan cuma membangun kembali yang fisik, tapi juga menyentuh aspek kehidupan yang lebih dalam bagi warga terdampak.
Artikel Terkait
Gadis 11 Tahun Nekat Jalan Kaki 17 Km Sendirian di Malam Hari untuk Temui Nenek
Wali Kota Tangerang Alihkan Belajar ke Daring, Imbas Banjir yang Belum Surut
Tower Seluler Ambruk, Hantam Mobil Parkir di Sekolah Surabaya
Genangan Kalimalang Tewaskan Pengemudi Ojek Online di Cikarang