Persebaya Siap Boyong Witan dan Sananta di Bursa Transfer Paruh Musim

- Jumat, 16 Januari 2026 | 21:30 WIB
Persebaya Siap Boyong Witan dan Sananta di Bursa Transfer Paruh Musim

Persebaya Surabaya tampaknya tak mau berlama-lama. Di tengah persaingan ketat Super League 2025/2026, manajemen Bajul Ijo sudah mulai bergerak agresif di bursa transfer paruh musim. Tujuannya jelas: memperkuat skuad untuk putaran kedua yang lebih sengit. Momentum ini makin kuat dengan hadirnya pelatih baru, Bernardo Tavares, yang diharapkan bisa membawa angin segar.

Kedatangan Tavares dari Portugal ini memang pas waktunya. Ia bisa langsung mengevaluasi dan membenahi tim sesuai kebutuhannya. Kabarnya, manajemen memberi dukungan penuh buat sang pelatih untuk mendatangkan pemain-pemain yang ia inginkan. Tujuannya satu: agar Persebaya tetap kompetitif sampai akhir musim.

Sebelumnya, mereka sudah lebih dulu mendatangkan tiga pemain asing baru: Bruno Paraiba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes. Ketiganya diharapkan bisa langsung berkontribusi dan menjaga konsistensi tim. Setelah sektor asing dianggap selesai, fokus pun beralih ke pemain lokal. Ini langkah yang masuk akal, karena butuh pemain dalam negeri yang cepat nyambung dengan gaya permainan Tavares.

Nah, di sinilah ceritanya makin seru. Ada beberapa nama lokal yang dikait-kaitkan dengan markas Bajul Ijo.

Salah satunya adalah Witan Sulaeman. Sayap Timnas Indonesia ini disebut-sebut jadi target utama. Menurut sejumlah sumber, karakter permainan Witan yang cepat dan agresif dinilai cocok dengan filosofi Tavares. Belum lagi kabar bahwa posisinya di klub lamanya sedang tak menentu, sehingga peluang ke Surabaya terbuka lebar.

Kalau Witan benar-benar datang, serangan Persebaya bakal punya variasi baru. Kecepatan dan kemampuannya dalam satu lawan satu bisa jadi senjata pamungkas, terutama saat menghadapi tim yang bertahan ketat. Pengalamannya di level internasional juga dianggap sebagai nilai tambah yang signifikan.

Selain Witan, ada lagi nama yang mencuat: Ramadhan Sananta. Striker yang kini membela DPMM FC di Liga Super Malaysia ini kontraknya masih panjang, sampai Juni 2026. Tapi, peluang untuk memboyongnya di tengah musim tetap ada, lho.

Yang menarik, hubungannya dengan Bernardo Tavares. Sang pelatih punya andil besar dalam perkembangan karier Sananta dulu. Kalau sampai terjadi reuni di Surabaya, itu bisa jadi kombinasi yang berbahaya. Mereka sudah saling paham, dan itu bisa langsung diterapkan di lapangan.

Dengan mengincar pemain-pemain berlabel Timnas, Persebaya jelas menunjukkan ambisinya. Mereka tak cuma mau sekadar bertahan, tapi bersaing di puncak. Kombinasi pemain asing baru dan target lokal berkualitas ini diharapkan bisa mendongkrak posisi mereka di klasemen.

Mari kita lihat lebih dekat soal Witan Sulaeman. Pemain kelahiran Palu ini memang diakui sebagai salah satu talenta terbaik Indonesia saat ini. Sebagai winger, kecepatan dan akselerasinya sering bikin pusing bek lawan.

Kariernya melesat berkat penampilan impresif di berbagai level Timnas, dari usia muda sampai senior. Keberaniannya menghadapi bek lawan satu lawan satu dan kemampuannya menciptakan peluang jadi modal utamanya.

Pengalaman main di luar negeri, baik di Eropa maupun Asia Tenggara, juga membentuknya. Witan punya wawasan taktik dan mental yang mungkin lebih matang dibanding pemain lain yang seusia. Di level klub, dia cukup fleksibel. Bisa di sayap, bisa juga dimainkan lebih ke tengah sebagai second striker, tergantung kebutuhan pelatih.

Dengan usia yang masih produktif dan segudang pengalaman, Witan adalah aset berharga. Kehadirannya di Persebaya, jika terwujud, bisa jadi katalis untuk mendorong Bajul Ijo ke papan atas klasemen. Semuanya kini tinggal menunggu keputusan dari ruang negosiasi.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar