Di sisi lain, rencana ke depan juga sudah disiapkan. Menurut Kepala Biro Umum dan Protokol, Teguh Suhada, untuk sementara CFD cuma digelar sebulan sekali. “Kalau berjalan lancar, frekuensinya akan kami tingkatkan jadi dua kali sebulan,” katanya.
Respon dari pegawai ternyata cukup positif. Ambil contoh Dwi Nugroho Saputro, salah seorang staf Pemda DIY. Ia malah memanfaatkan momen ini untuk berlari dari rumahnya ke kantor jaraknya sekitar 10 kilometer! Dia berangkat pukul 05.30 dan sampai sejam setengah kemudian.
Uji coba hari Jumat itu memang baru permulaan. Tapi setidaknya, ada usaha nyata untuk menggeser kebiasaan dan memberi ruang bagi udara yang lebih bersih. Tinggal nanti, bagaimana evaluasinya.
Artikel Terkait
Kelme Luncurkan Jersey Timnas Indonesia dengan Teknologi Jacquard dan Emblem Silikon 3D
IHSG Melemah 0,37%, Analis Soroti Potensi Koreksi dan Peluang Penguatan
BSI Gelar Festival Ramadan di Makassar, Tawarkan Diskon Umrah hingga DP 0% Kendaraan
IJTI Peringatkan Perjanjian Dagang RI-AS Ancam Media Nasional