Di sisi lain, rencana ke depan juga sudah disiapkan. Menurut Kepala Biro Umum dan Protokol, Teguh Suhada, untuk sementara CFD cuma digelar sebulan sekali. “Kalau berjalan lancar, frekuensinya akan kami tingkatkan jadi dua kali sebulan,” katanya.
Respon dari pegawai ternyata cukup positif. Ambil contoh Dwi Nugroho Saputro, salah seorang staf Pemda DIY. Ia malah memanfaatkan momen ini untuk berlari dari rumahnya ke kantor jaraknya sekitar 10 kilometer! Dia berangkat pukul 05.30 dan sampai sejam setengah kemudian.
Uji coba hari Jumat itu memang baru permulaan. Tapi setidaknya, ada usaha nyata untuk menggeser kebiasaan dan memberi ruang bagi udara yang lebih bersih. Tinggal nanti, bagaimana evaluasinya.
Artikel Terkait
37,3 Juta Pekerja Indonesia Terjebak dalam Lembur Panjang demi Sekadar Bertahan
BNN Angkat Bicara Soal Tren Whip Pink yang Disalahgunakan untuk Mabuk
Kobaran Api Hanguskan Kapal di Pelabuhan Muara Baru, Asal Usul Masih Misterius
Sengketa Lahan Berujung Adu Senjata Angin di Padang Lawas Utara