Di tengah hiruk-pikuk World Economic Forum, ada satu kabar yang menarik perhatian. Indonesia, bersama tujuh negara berpenduduk mayoritas muslim, memutuskan untuk menerima undangan Presiden AS Donald Trump. Undangan itu untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace yang ia pimpin.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, yang menjelaskan keputusan ini. Menurutnya, langkah itu tak lepas dari kehendak Presiden Prabowo Subianto.
"Kalau secara kehendak, ya tentunya Bapak Presiden akan mempertimbangkan untuk bergabung karena yang penting kan tujuannya," ujar Prasetyo kepada para wartawan, Kamis (22/1) lalu.
"Tujuannya adalah mempercepat proses perdamaian di Gaza," tegasnya.
Artikel Terkait
Jalan DI Pandjaitan Lumpuh, Pengendara Terjebak Banjir dan Macet Mencekam
Wali Kota Yogyakarta Siapkan Wamira untuk Kendalikan Harga Sembako di Kampung
Panglima TNI Serius Tinjau Kesiapan Prajurit dan Dukung Ketahanan Pangan di Garut
Izin 28 Perusahaan Dicabut, Tapi Operasi di Lapangan Masih Berjalan