Kedutaan Besar AS menegaskan lagi. Peringatannya spesifik: waspadai pemeriksaan kendaraan oleh kelompok bersenjata itu.
Gambaran risikonya memang suram. Menurut AP News, AS sudah menempatkan Venezuela pada status perjalanan Level 4, alias "Jangan Bepergian". Itu tingkat tertinggi. Alasannya panjang: mulai dari ancaman penahanan sewenang-wenang, kekerasan, penculikan, sampai kerusuhan sipil dan layanan kesehatan yang amburadul. Pokoknya, bukan tempat untuk tinggal santai.
Namun begitu, di tengah ketegangan ini, ada sedikit titik terang. Ada laporan yang bilang Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan lanjutan ke Venezuela. Keputusan ini muncul setelah pemerintah setempat membebaskan beberapa tahanan politik. Reuters menyebut, setidaknya 18 orang sudah dilepaskan hingga akhir pekan lalu.
Pembebasan itu tentu saja disambut sebagai sinyal positif, sebuah langkah awal yang mungkin bisa meredakan konflik. Tapi jangan terlalu berharap dulu. Menurut catatan sejumlah kelompok HAM, masih ada ratusan tahanan politik lainnya yang terkurung di balik jeruji. Jalan menuju perdamaian masih panjang dan berliku.
Artikel Terkait
Travelator YIA Mati Suri, Diduga Demi Lariskan Warung UMKM
Menjaga Marwah Bangsa: Ketika Keluhuran Batin Menjadi Fondasi Negara
Jalan Tol Menuju IKN Ambruk, Diduga Akibat Hujan Deras dan Pergerakan Tanah
Dunia Waspada: Langkah Trump ke Venezuela Buka Luka Lama Pengaruh Global AS