Di hadapan hadirin acara Natal Nasional 2025 di Senayan, Presiden Prabowo Subianto membuka sedikit cerita tentang perjalanan politiknya. Ia menyebut lima tahun menjabat Menteri Pertahanan di era Joko Widodo tak ubahnya seperti masa magang baginya. Sebuah periode pembelajaran yang berharga di dalam eksekutif.
"Saya bersyukur mendapat kesempatan diajak bergabung dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo," ujar Prabowo, Senin lalu.
Bagi Ketua Umum Gerindra ini, kesempatan itu sungguh bermakna. Terutama untuk persiapannya memimpin negara sekarang. Dia mengapresiasi langkah Jokowi yang mengajak mantan lawan politiknya yang pernah bersaing ketat di Pilpres 2019 untuk duduk dalam satu kabinet.
"Bagi saya lima tahun itu adalah semacam masa magang, masa pembelajaran," tuturnya.
Menariknya, Prabowo mengklaim akan melakukan hal serupa. Seandainya dulu dia yang menang pada 2019, sebagian besar kabinet Jokowi juga akan diajaknya bekerja sama. Dan klaim itu, menurutnya, kini terbukti.
"Itu terbukti begitu saya menjadi presiden, banyak dari mereka yang saya ajak," kata Prabowo.
Beberapa menteri di Kabinet Merah Putih memang berasal dari kabinet sebelumnya. Ini, dalam pandangannya, membuktikan bahwa dirinya dan Jokowi punya kesamaan visi.
Di sisi lain, Prabowo tak sungkan menyinggung catatan pilpresnya yang penuh warna. Dia telah mengalami kekalahan beberapa kali: sebagai calon wakil presiden pada 2009, lalu sebagai capres pada 2014 dan 2019. Lalu, dengan nada santai, dia berkelakar tentang satu faktor penyebabnya.
"Empat kali ikut Pemilu, tiga kali kalah. Soalnya waktu itu Pak Luhut enggak dukung saya sih," selorohnya, disambut tawa hadirin.
Luhut Binsar Panjaitan, yang dikenal sebagai pendukung kuat Jokowi dan pernah menduduki sejumlah posisi strategis di kabinetnya, menjadi bahan candaannya. Namun begitu, lelucon itu sekaligus menggarisbawahi dinamika koalisi dan persaingan yang akhirnya berujung pada kolaborasi.
Artikel Terkait
Catatan Harian Ungkap Jaringan Dakwah Ulama Sulsel KH Ahmad Surur
Anggota DPR Desak Penyelidikan Kasus Sea Dragon Sampai ke Aktor Intelektual
Dua Perwira Polres Toraja Utara Ditahan Terkait Dugaan Jaringan Narkoba
Bandara Koroway Batu Beroperasi Kembali dengan Pengamanan Ketat Pasca Insiden Penembakan Pilot