Real Madrid Incar Luis Enrique untuk Kursi Pelatih Mulai 2026

- Kamis, 09 April 2026 | 22:00 WIB
Real Madrid Incar Luis Enrique untuk Kursi Pelatih Mulai 2026

Real Madrid dan Misi Mendapatkan Luis Enrique

MADRID Rumor di dunia sepak bola lagi-lagi memanas. Kali ini, kabarnya Real Madrid sudah mengincar Luis Enrique untuk memegang kendali tim mulai musim 2026-2027. Rencana ini bukan main-main; ini adalah langkah besar yang disiapkan manajemen untuk mengubah peta kekuatan di kursi kepelatihan.

Semua ini terjadi di tengah situasi Alvaro Arbeloa yang masih abu-abu. Ya, Arbeloa. Dia yang ditunjuk menggantikan Xabi Alonso awal tahun ini dan langsung menorehkan hasil yang cukup mengejutkan. Bayangkan, di bawah asuhannya, Madrid menang agregat 5-1 atas Manchester City di Liga Champions Maret lalu. Hasil yang impresif, tentu saja.

Tapi, manajemen klub tampaknya belum sepenuhnya yakin. Mereka belum mau memberikan status permanen untuk Arbeloa. Menurut sejumlah sumber, evaluasi menyeluruh baru akan dilakukan setelah musim 2025-2026 berakhir. Nah, celah inilah yang membuat Madrid membuka mata lebar-lebar, mencari opsi lain di luar sana.

Dan satu nama yang langsung muncul ke permukaan adalah Luis Enrique. Kabarnya, sang presiden Florentino Perez sendiri sudah mulai menggerakkan mesin negosiasinya untuk mendatangkan pelatih Paris Saint-Germain itu ke Santiago Bernabeu.

Target Nomor Satu Bernama Enrique

Alasannya jelas. Luis Enrique kini dianggap sebagai salah satu pelatih top Eropa. Prestasinya berbicara: dia sukses membawa PSG meraih gelar Liga Champions perdananya musim lalu. Sebuah pencapaian bersejarah.

Musim ini pun, performa tim asuhannya tetap gemilang. Lihat saja kemenangan telak 8-2 atas Chelsea di babak 16 besar. Dominasi mereka berlanjut saat berhadapan dengan Liverpool di perempat final. Rekor seperti inilah yang membuat mata Madrid berbinar. Mereka yakin Enrique bisa membawa stabilitas dan kualitas permainan yang lebih tinggi.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar