"Mohon untuk satuan BPBD, Pemda, dan TNI Polri bersama BNPB untuk kita kawal bagaimana pemulihan di daerah bencana ini," pinta Pratikno.
Namun begitu, wilayah lain tak boleh lengah. Daerah-daerah yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem juga diminta siaga maksimal. Ia mencontohkan Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten.
"Beberapa spot di daerah, misalnya Jateng, Jatim, Banten, dan lain-lain, mohon untuk terus bersiaga menghadapi tantangan yang sangat berat," jelasnya.
Tak lupa, ia juga mengajak partisipasi masyarakat luas. "Di luar itu saya juga mengharapkan Bapak Ibu yang tidak berada di lokasi bencana, mohon untuk terus waspada bahwa kita harus terus memonitor kondisi cuaca," imbuhnya.
Lalu, apa saja yang mesti dipersiapkan? Menurut Pratikno, kesiapan harus menyeluruh, mulai dari infrastruktur hingga personel di lapangan. Semuanya harus siap sedia.
"Kita harus selalu "standby" menyiapkan semuanya, kesiapsiagaan infrastruktur, personel, pasukan, agar jika terjadi sesuatu kita merespons secara cepat," tutup Pratikno menegaskan.
Artikel Terkait
Israel Bantah Keterlibatan dalam Insiden Tewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon Selatan
TNI Berikan Santunan Lebih dari Rp1,8 Miliar untuk Tiga Prajurit Gugur di Lebanon
Mulai 2026, WFH ASN Diiringi Aturan Respons 5 Menit dan Pelacakan Lokasi
Harga Kedelai Impor Melonjak, Perajin Tempe Jember Pangkas Produksi dan Tenaga Kerja